Jumlah Polisi Bunuh Diri Meningkat, Polri: Pimpinan Harus Care

Jumlah Polisi Bunuh Diri Meningkat, Polri: Pimpinan Harus Care

Bartanius Dony - detikNews
Selasa, 21 Feb 2017 14:39 WIB
Jumlah Polisi Bunuh Diri Meningkat, Polri: Pimpinan Harus Care
Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto (Dony/detikcom)
Jakarta - Data menunjukkan jumlah anggota Polri yang bunuh diri meningkat. Pada 2015, ada 6 kasus, lalu pada 2016 meningkat menjadi 13 kasus atau naik di atas 2 kali lipat.

AS SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan banyak variabel yang mempengaruhi kasus ini. Dia mengimbau pimpinan di setiap satuan wilayah harus peduli terhadap anggotanya.

"Antisipasinya, para Kasatwil harus care pada anak buahnya, harus tahu dari hari ke hari apa yang dilakukan," ujar Arief di Pusdalsis Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan ada Kapolri, Kapolda, Kapolsek, Kanit, semua harus tahu apa yang dilakukan anak buahnya," lanjutnya.

Arief menjelaskan, saat tahap rekrutmen, banyak anggota yang tidak memiliki masalah fisik ataupun psikologis. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, beberapa anggota Polri menghadapi beberapa masalah.

"Kadang-kadang dalam proses rekrutmen sudah bagus, tetapi di dalam lingkungan pekerjaan, lingkungan keluarga, menghadapi masalah, banyak sekali variabelnya," jelasnya.

Untuk masalah psikologis Polri, Arief mengungkapkan tim psikologis Polri melakukan penelitian rutin setiap enam bulan sekali.

"Pak Kapolri memerintahkan tim psikologi litbang dan psikologis untuk penelitian. Supaya kesimpulannya dibagikan, apa treatment paling tepat. Ya setiap enam bulan sekali kita lakukan itu," pungkasnya. (brt/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads