detikNews
Selasa 21 Februari 2017, 11:53 WIB

Hoax Or Not

Cerita Pesan Berantai soal Paket Narkoba yang Dikirim ke Rumah Warga

Idham Kholid - detikNews
Cerita Pesan Berantai soal Paket Narkoba yang Dikirim ke Rumah Warga Foto: Andhika Akbaryansyah/detikcom
Jakarta - Pesan berantai tentang pengiriman paket narkoba beredar belakangan ini. Paket yang dikabarkan dari luar negeri maupun dalam negeri itu sengaja dikirim ke alamat yang salah untuk mengelabui aparat. Benarkah informasi itu?

Isu:

Pesan berantai itu tersebar di media sosial. Berikut ini bunyi pesan berantai tersebut:


(Tolong sampaikan ke Pak RT/Pak RW) Tolong Sebarkan, PENTING...!!!

Ass.Wr.Wb. Bp/Ibu Yang Berbahagia,
Sekedar info utk berhati-hati ...

Belakangan telah terjadi pengiriman paket dari luar negri maupun dalam negri ke beberapa alamat yg sengaja disalahkan utk mengecoh petugas yg berwajib.

Jangan sekali-sekali anda mau menerima bingkisan / paket bila pengirimnya tidak di kenal, mereka lalu akan datang dgn menyamar sbg petugas utk mengambil kembali paket tsb dgn alasan telah terjadi salah kirim ...!

Siapapun yang menandatangani tanda terima paket tsb dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar narkoba. Baru - baru ini telah ditemukan Paket Narkoba berupa 1 Kg Metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dgn modus Salah Kirim spt di atas.

Saat ini penerima yg sebenarnya tidak tau apa2 itu sedang dalam interogasi Polisi. Beri tahu anggota keluarga, rekan2 dan pembantu, dan berhati - hatilah.. Sëmoga info ini bermanfaat untuk kita semua.

Tolong bantu di sebar dgn ikhlas dan atas rasa kemanusiaan.. semoga bermanfaat..
(Humas Polri)

Investigasi:

detikcom mengonfirmasi pesan berantai tersebut ke Divisi Humas Polri. Sebab, di akhir kalimat pesan berantai itu tertulis seolah-olah pesan ini berasal dari Humas Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menegaskan pesan tersebut merupakan hoax. "Informasi itu hoax," kata Rikwanto saat dimintai konfirmasi, Selasa (21/2/2017).

Hal senada diungkapkan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. Martinus menyatakan pesan itu tidak benar. "Tidak benar itu dari Divisi Humas Polri," ujar Martinus saat dimintai konfirmasi terpisah.

Kesimpulan:

Pesan berantai tentang pengiriman narkoba dari luar negeri maupun dalam negeri tersebut merupakan hoax alias tidak benar. Divisi Humas Polri tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut. Karena itu, informasi tersebut dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
(idh/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com