Produk dari Semarang Akan Ramaikan Festival Indonesia di Moskow

Produk dari Semarang Akan Ramaikan Festival Indonesia di Moskow

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 21 Feb 2017 02:05 WIB
Produk dari Semarang Akan Ramaikan Festival Indonesia di Moskow
Duta Besar Indonesia untuk Rusia berbincang dengan Wali Kota Semarang (Angling Aditya Purbaya/detikcom)
Semarang - Pengusaha di Kota Semarang rencananya akan meramaikan acara Festival Indonesia 2017 yang akan digelar di Moskow Rusia bulan Agustus mendatang. Sejumlah produk kerajinan dan kuliner asli Semarang akan diperkenalkan ke Rusia.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi melakukan pertemuan dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Wahid mengatakan produk Indonesia sangat diminati di Rusia termasuk kulinernya. Hal itu dibuktikan dengan animo warga Rusia saat Festival Indonesia 2016 lalu.

"Dari penyelenggaraan Festival Indonesia tahun lalu, menunjukkan tingginya animo masyarakat Rusia terhadap hal-hal terkait Indonesia. Seperti gamelan, wayang, dan batik. Banyak orang yang membeli batik sampai ngantri. Bahkan nasi goreng, sate, pisang goreng, dan kerupuk sampai ludes," kata Wahid, Senin (20/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya banyak peluang untuk produk Indonesia khususnya Semarang untuk masuk ke pasar Rusia dengan memanfaatkan festival tersebut. Dia mencontohkan kuliner Jepang dan Vietnam saat ini sudah mulai digandrungi, sedangkan peluang untuk masakan Indonesia masih terbuka lebar karena peminatnya pun tidak sedikit.

"Maka manfaatkan peluang ini, mumpung belum banyak pesaing yang masuk ke sana," tandasnya.

Rencananya, ada sejumlah pengusaha yang akan dibawa ke Rusia untuk mengikuti festival tersebut karena Jawa Tengah merupakan pusat industri tekstil, pusat industri jamu, pusat industri furnitur, pusat industri grafika, serta pusat industri rokok di Indonesia.

"Di Indonesia industri tekstil terbesar ada di Kota Semarang, industri jamu terbesar ada di Kota Semarang, industri karoseri terbesar juga ada di Kota Semarang dan seterusnya," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu juga menjelaskan kini Kota Semarang sudah mulai mempermudah perizinan termasuk untuk usaha. Kota Semarang juga kini bersanding bersama tiga kota metropolitan lainnya sebagai kota yang paling menarik dengan diterimanya penghargaan Indonesia's Attractiveness Index (IAI) Award 2016.

"Melalui sejumlah aplikasi online yang merujuk Kota Semarang sebagai Smart City, Pemkot berupaya mempermudah perizinan, pelayanan publik serta mencegah tindakan pungutan liar," tandasnya. (alg/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads