TNI Bantah Panglima Ikut Terlibat dalam Aksi 212 Besok

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 20 Feb 2017 22:37 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Gambar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada poster Aksi 212 viral di media sosial. TNI pun membantah Gatot ikut terlibat dalam aksi yang akan digelar di gedung DPR/MPR itu.

"Tidak benar dan berita bohong. Poster aksi damai Bela Islam V menampilkan gambar Panglima TNI adalah hoax," ungkap Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto saat dikonfirmasi detikcom, Senin (20/1/2017).

Poster ajakan turun dalam aksi 21 Februari 2017 alias aksi 212 jilid II memuat foto Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu di dalamnya. Dari gambar itu, Gatot Nurmantyo terkesan memiliki peran di aksi itu.

Poster maya itu beredar di jejaring media sosial. Selain gambar Jenderal Gatot Nurmantyo, poster itu menampilkan foto imam besar FPI Habib Rizieq Syihab, Syekh Ali Jaber, Ustaz Arifin Ilham, KH Abdullah Gymnastiar, dan Ketua Umum GNPF MUI Ustaz Bachtiar Nasir.

Di bagian atas poster tertulis dengan huruf merah: '21 Februari 2017'. Kemudian di bawahnya ada nama-nama orang yang fotonya terpampang, kemudian ada kalimat dengan huruf merah sebagai tanda lokasi aksi 212 jilid II ini, 'Gedung DPR/MPR RI'.

Di bagian bawah poster tampak tertulis 'Aksi Damai Bela Islam 5', lengkap dengan semacam stempel. 'The Best Aksi Damai 2016'.

TNI memastikan foto tersebut hanya hoax. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dipastikan tidak ada hubungannya dengan aksi yang akan digelar esok hari itu.

"Beredarnya poster di media sosial yang menampilkan gambar Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan tokoh-tokoh ulama untuk mengundang aksi damai Bela Islam V di gedung DPR, Senayan, pada tanggal 21 Februari 2017 berita itu hoax," tegas Wuryanto.

TNI Bantah Panglima Ikut Terlibat dalam Aksi 212 BesokPoster hoax memuat Panglima TNI di aksi 212 jilid II (Foto: dok. Istimewa)


Sebelumnya, hal senada disampaikan pimpinan aksi 212, yakni Forum Umat Islam (FUI). Poster yang menampilkan gambar Panglima TNI tersebut dipastikan tidak benar.

"Nggak ada. Itu hoax," ujar Sekretaris Jenderal FUI Muhammad al-Khaththath kepada detikcom, Minggu (19/2). (ear/dnu)