Pengungsi Banjir di Jaktim Mengalami Nyeri, ISPA, dan Gatal-gatal

Pengungsi Banjir di Jaktim Mengalami Nyeri, ISPA, dan Gatal-gatal

Ibnu Harianto - detikNews
Senin, 20 Feb 2017 18:25 WIB
Pengungsi Banjir di Jaktim Mengalami Nyeri, ISPA, dan Gatal-gatal
Pengungsi berobat (Ibnu/detikcom)
Jakarta - Puskesmas Kecamatan Makasar memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban banjir Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Kebanyakan para pengungsi mengeluhkan nyeri badan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan gatal-gatal.

Berdasarkan data yang diperoleh detikcom dari petugas kecamatan yang bersiaga di tempat pengungsian di masjid Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017), pukul 17.00 WIB, dari 70 orang yang berobat, 14 orang mengeluhkan nyeri badan, 12 orang mengeluhkan ISPA, dan 11 orang mengeluhkan gatal-gatal.

Kepala Puskesmas Kecamatan Makasar Herisianto Tyahya mengatakan pihaknya menyiagakan 10 tenaga medis. Mereka bersiaga hingga malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita di sini siapkan 10 tenaga medis. Semua terdiri atas dokter, perawat, apoteker, dan operator ambulans. Nanti pukul 18.00 WIB ganti. Kalau malam kita siapkan 5-7 tenaga medis," kata Herisianto di masjid kampus Universitas Borobudur.

Pengungsi Banjir di Jaktim Mengalami Nyeri, Ispa dan Gatal-gatalPelayanan kesehatan pengungsi di lokasi pengungsian. (Ibnu/detikcom)


Menurutnya, tenaga medis menyiapkan semua kebutuhan pengobatan dan dua unit ambulans. Dia menambahkan, kalaupun ada yang tidak bisa ditangani di posko kesehatan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.

"Kalau memang ada yang harus dirujuk, kita segera larikan ke rumah sakit. Kan rumah sakit pemda buka 24 jam," tambahnya.

Hingga saat ini tidak ada satu pun pasien yang dirujuk ke rumah sakit. Kondisi hingga saat ini, pukul 17.30 WIB, kawasan Cipinang Melayu masih terendam air. Ketinggian air 10-90 cm. Pengungsi yang berada di masjid kampus Universitas Borobudur, yang semula 421 jiwa, bertambah menjadi 541 jiwa. (rvk/fdn)


Berita Terkait