"Sore ini (ditandatangani)," kata Pratikno saat ditemui di Wisma Negara, Kompleks Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2017).
Pratikno enggan memberi tahu siapa saja yang akan masuk ke panitia seleksi tersebut. Dia hanya menyebutkan jumlahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pratikno juga telah menerima surat dari MK tentang adanya kekosongan hakim. Sebelumnya juga telah ada surat dari MK tentang pemberhentian Patrialis secara tidak hormat.
"Kemudian, setelah kita kirimi Keppres (pemberhentian Patrialis), MK mengirimkan surat terjadi kekosongan hakim dan atas dasar surat itu kita akan segera terbitkan Keppres pansel. Itu yang diharapkan. Makanya saya harus segera kembali ke kantor agar segera memberikan Keppres ke Bapak Presiden untuk pembentukan pansel hakim anggota MK," ungkap Pratikno.
Ketika ditanya apakah ada unsur akademisi yang terlibat, Pratikno hanya menjawab bahwa tokoh-tokoh yang seperti biasa selama ini dilibatkan. Meski demikian, mantan hakim konstitusi Harjono sempat terlihat di gedung Sekretariat Negara. Apakah Harjono juga akan terlibat?
"Nanti saja kalau sudah tanda tangan," kata Pratikno. (bpn/fdn)











































