Bantuan Mengalir, Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Jadi 421 Orang

Bantuan Mengalir, Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Jadi 421 Orang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 20 Feb 2017 15:32 WIB
Bantuan Mengalir, Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Jadi 421 Orang
Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Herlina dan keluarga mengungsi akibat banjir yang merendam rumahnya di Cipinang Muara, Jakarta Pusat. Ia bersyukur bantuan pemerintah terus mengalir.

Herlina merupakan satu dari 421 warga Cipinang Melayu yang mengungsi di Masjid Universitas Borobudur, Jakarta Timur, sejak Minggu, 19 Februari 2017. Jumlah pengungsi banjir di Cipinang Melayu hingga pukul 14.30 WIB bertambah dari 337 orang menjadi 421 orang.

"Di sini mulai hari Minggu pukul 14.30 WIB. Kondisi rumah terendam sepinggang orang dewasa. Kami mengungsi satu keluarga sama mertua," cerita Herlina di lokasi pengungsian, Senin (20/2/2017).
Pengungsi korban banjir di Cipinang Melayu bertambah dari 337 orang menjadi 421 orang.Pengungsi korban banjir di Cipinang Melayu bertambah dari 337 orang menjadi 421 orang. Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengaku semua barang berharga miliknya sudah diamankan. "Alhamdulillah sudah ada bantuan dari pemerintah. Ada air, makanan, selimut, dan popok," ujar Herlina sambil memangku buah hatinya itu.

Pantauan detikcom, para pengungsi terlihat duduk-duduk dan berbaring di area dalam masjid yang berlokasi sekitar 300 meter dari titik banjir. Ada juga pengungsi yang asyik berbincang-bincang. Sementara itu, anak-anak juga terlihat bercanda ria. Para pengungsi juga membawa barang-barang milik mereka. Ada pakaian, selimut, bantal, hingga perlengkapan makan dan minum, seperti teko air, termos, dan piring.
Petugas membagikan bantuan untuk para pengungsi.Petugas membagikan bantuan untuk para pengungsi. (Ibnu Hariyanto/detikcom)


Di pojok bagian timur masjid, ada sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan dan Dinas Sosial membagikan bantuan, seperti popok bayi, tikar, selimut, biskuit, dan keperluan lain, kepada para pengungsi. Secara bergantian petugas memanggil satu per satu warga yang akan menerima bantuan.
Pengungsi banjir mulai terserang penyakit.Pengungsi banjir mulai terserang penyakit. Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom


Ada juga petugas dari puskesmas bersiaga di sisi utara masjid untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi. "Ada 61 orang pengungsi yang sakit. Mereka mengeluh sakit ISPA, flu, gatal, hipertensi," ujar seorang petugas kesehatan. (aan/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads