"Kita sudah persiapkan segala kemungkinan dan kita bentuk korlap masing-masing yang akan amankan jemaah masing-masing," ujar Ustaz Bernard Abdul Jabbar, selaku koordinator lapangan aksi 212, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/2/2017).
Bernard mengatakan koordinator lapangan peserta aksi dari berbagai daerah akan mengatur ketertiban massa di lapangan. Laskar juga diperbantukan untuk menjaga ketertiban aksi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FUI berkomitmen melaksanakan aksi tersebut dengan damai. Pihaknya tidak akan menyampaikan pemberitahuan jika niat aksi ini untuk membuat kekacauan.
"Kalau niatnya beda, kami nggak mau bilang-bilang (ke polisi), langsung saja. Tapi ini ada itikad aksi damai, jadi kami akan menaati peraturan dari aparat keamanan," tegas dia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga meminta koordinator lapangan menjaga ketertiban selama aksi tersebut.
"Secara moral, untuk korlap, mohon membantu untuk membuat acara ini lancar," ujar Ago.
Argo berharap massa tidak melakukan tindakan anarkis atau mengganggu ketertiban umum selama pelaksanaan aksi berlangsung sampai selesai.
"Dan kedua, diharapkan tidak ada pelanggaran-pelanggaran, misal bawa sajam, merusak fasilitas umum, dan mengganggu ketertiban umum, jangan sampai terjadi," imbuh Argo.
Diharapkan, aksi massa juga tidak sampai melebihi batas waktu sesuai dengan UU No 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, apalagi sampai menginap.
"Sesuai UU No 9 Tahun 1998 jam 18.00 sudah selesai. Mohon ini ditaati bersama," kata Argo. (mei/fdn)











































