"Banyak history lahir untuk menyejukkan dunia salah satunya Konferensi Asia Afrika. Kita pengen ada sesuatu daya energi dari Bandung, akhirnya muncul pra event seperti ini namanya Bandung hantam hoax," kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis usai menghadiri kegiatan deklarasi.
Darwis mengatakan semangat melawan hoax yang bermula dari Kota Bandung ini diharapkan bisa menular ke wilayah lainnya di Indonesia. Sehingga, semua pihak bisa bersatu menghantam segala bentuk informasi atau berita bohong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini ada spiritnya bukan hanya Bandung untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia ini kekuatan kita," tambahnya.
Menurut dia, persoalan hoax ini bukan hanya tanggung jawab KPI maupun pemerintah tetapi masalah semua pihak. Setiap individu juga bertanggung jawab menyaring atau memilah informasi yang didapat sebelum menyebarkannya.
"Kami berharap semua masyarakat saatnya cerdas dalam penggunaan media cerdas dalam memilih media, sehingga apapun jangan sampai belum tau kejadiannya sudah langsung disebar aja. Cek kevalidannya dulu apakah ini benar atau salah, karena menang ada suatu perilaku pengen eksis ya," pungkas Darwis. (bbn/try)











































