"Di mana-mana soalnya integritas. Ada orang yang track recordnya bagus tapi begitu dikasih kekuasaan dia goyah," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (19/2/2017).
Menurut Saut, integritas harus dikedepankan. Setelah itu, rekam jejak orang tersebut harus dipastikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partrialis merupakan hakim konstitusi kedua yang ditangkap KPK setelah Akil Mochtar. KPK pun berpesan agar MK semakin baik ke depannya.
"KPK sesuai UU bisa masuk koordinasi supervisi pencegahan dan penindakan. Nah di situ kita masuk tata kelola, ada banyak studi dan riset kajian kita nanti kita bikin kajian sebaiknya bagaimana, business proccessnya seperti apa dan bisa lihat peluangnya di mana dan kalau ada permintaan bisa juga kita buat kajian business process-nya," ucap Saut.
Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengatakan pemerintah segera mengumumkan nama pengganti Patrialis. Penunjukan nama hakim pengganti Patrialis dilakukan dengan cepat karena MK akan menangani sengketa Pilkada dalam dua minggu ke depan.
"Soal hakimnya memang pengganti Patrialis ini saya kira sudah. Segera pemerintah (umumkan). Sudah masuk mudah-mudahan ini juga dilantik jadi sembilan," kata JK. (dha/rvk)











































