"Terutama di apartemen misalnya Gading Nias, Mediterania, Grand Pramuka. Pokoknya di rusun dan apartemen (banyak maladministrasi)," kata Komisioner KPU DKI Mochammad Sidik usai menghadiri acara diskusi di Restoran Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017).
Sidik mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengingatkan Pemprov DKI Jakarta karena persoalan itu membuat KPU mengalami kesulitan mendata Daftar Pemilih Tetap (DPT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu contoh yang diceritakan Sidik adalah saat petugas KPU DKI membuka stand pendaftaran pemilih di Apartemen Bassura City, Jakarta Timur, selama sepekan
"Yang daftar cuma satu, dua orang. Padahal kami sediakan laptop dan ada petugas yang menunggu. Pengelola apartemen dan penghuninya harus ada," kata Sidik. (aud/fdn)










































