"Tadi tidur sebentar, cuma kebangun lagi," kata Asria, ayah Aisyah, di Serang, Sabtu (18/2/2017).
Asria masih tak percaya putri bungsunya disangkakan ikut terlibat dalam kasus pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Apalagi Aisyah, disebut Asria, merupakan anak yang polos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak mah tidur, Ibu mah kebangun terus-terus. Kepikiran Eneng," sambung Benah, yang matanya tampak sembab karena kurang tidur.
Asria dan Benah meminta bantuan pemerintah Indonesia untuk mendampingi putrinya yang terjerat kasus hukum. Keluarga yakin Aisyah tidak bersalah.
"Saya ingin minta tolong sama Bapak Presiden Jokowi sama Pak Jusuf Kalla. Anak Ibu tidak bersalah, minta dibebasin. Minta dibebasin saja sudah," tutur Benah.
Aisyah saat ini masih ditahan kepolisian Malaysia. Pihak KBRI belum dapat menemuinya. Pada Jumat (17/2), Aisyah menjalani rekonstruksi bersama wanita yang memegang paspor Vietnam atas nama Doan Thi Huong di Kuala Lumpur International Airport.
"Yang bersangkutan (Aisyah) suspect atau tersangka dari hasil pengembangan penyidikan polisi Malaysia," sebut Wakil Dubes RI untuk Malaysia Andreano Erwin. (bri/fdn)











































