"Sudah. Nanti biar Sekjen Partai Gerindra dan PKS yang mengumumkan," ujar Anies menjawab pertanyaan wartawan di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (18/2/2017).
Parpol yang merapat ini berasal dari parpol yang pada putaran pertama Pilkada DKI mendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Anies menyerahkan sepenuhnya penjajakan koalisi tambahan kepada parpol pengusungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom |
Menghadapi putaran kedua, Anies, yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, mengaku tidak akan mengubah strategi kampanye. Pada putaran kedua, Anies-Sandiaga hanya mempertajam visi-misi dan program-program yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta.
"Strategi saya rasa secara umum tetap karena memang terbukti strategi yang kemarin dijalankan terbukti efektif dalam waktu yang relatif singkat bisa mendapatkan dukungan 40 persen. Jadi insya Allah strategi secara umum tidak berubah," terangnya.
Sosialisasi/kampanye juga akan tetap gencar dilakukan melalui media sosial, media konvensional, termasuk tatap muka dengan warga. Anies juga mengoptimalkan para duta untuk memastikan dukungan warga Jakarta pada putaran dua.
"Kali ini kita punya banyak teman yang jadi duta kita, misal Raffi-Gigi, untuk menggandakan pesan kita. Jadi secara umum strategi yang kita pakai kemarin adalah strategi yang berjalan baik dan insya Allah akan kita teruskan," ujarnya. (fdn/bpn)












































Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom