"Jadi giat pertama kita baksos bareng, kita berbagi barang kesehatan, kebersihan, dan tujuannya murni untuk sosial. Kita bersih kampung, biar banjir ini cepet beres," kata Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP BMI Djarot Widjanarko di Jalan Bukit Duri Utara, Bukit Duri, Jaksel, Sabtu (18/2/2017).
BMI bersama warga bekerja bakti membersihkan dampak banjir di Bukit Duri, Jaksel. (Jabbar Ramdhani/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dipilihnya Bukit Duri kebetulan karena dekat sama kantor kita dan Bukit Duri juga sering dilanda banjir. Lalu ketum dan sekjen bilang kita harus bikin gebrakan untuk kegiatan sosial ini tanpa harus ada embel-embel kampanye atau politik lainnya," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, BMI membawa 50 personel untuk membantu kerja bakti bersama warga dan menyediakan peralatan kebersihan. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak Jumat (17/2) kemarin dan akan berlangsung di RT 03 RW 12 tersebut hingga besok.
"Di sini ada 180 kepala keluarga yang berarti ada 500-an warga itu hanya di RT 03. Kita rencana insya Allah sampai besok. Kalau debit air masih tinggi, kita stay di sini. Kita buka posko kesehatan, nanti perawat atau bidan akan kita datangkan," ucapnya.
Pantauan detikcom di lokasi, warga bersama relawan membersihkan rumah, musala, dan tempat mandi-cuci-kakus (MCK) yang berada di bantaran Kali Ciliwung. Tampak lumpur tebal sisa dampak banjir yang mereka keruk menggunakan pacul dan sekop yang kembali dialirkan ke dalam kali.
BMI bersama warga bekerja bakti membersihkan dampak banjir di Bukit Duri, Jaksel. (Jabbar Ramdhani/detikcom) |
Salah seorang warga bernama Maeng mengatakan banjir di lokasi tersebut sudah terjadi sejak Selasa (14/2) lalu. Banjir terparah terjadi pada Rabu (15/2).
"Yang sedang dibersihkan ini Musala Riyadussalam. Banjir dari 5 hari yang lalu. Paling parah kena banjirnya kemarin Rabu. Airnya sampai jalanan mobil. Musala terendam banjir lebih dari 2 meter," tutur Maeng.
Ia mengatakan setidaknya ada 20 rumah warga yang terkena dampak banjir. Maeng mengaku banjir hanya terjadi bila ada kiriman air dari pintu air Katulampa, Bogor.
"Di sini kalau hujan deras nggak banjir. Tapi kalau ada air kiriman dari Bogor, pasti pada kena banjir," ceritanya. (jbr/ams)












































BMI bersama warga bekerja bakti membersihkan dampak banjir di Bukit Duri, Jaksel. (Jabbar Ramdhani/detikcom)
BMI bersama warga bekerja bakti membersihkan dampak banjir di Bukit Duri, Jaksel. (Jabbar Ramdhani/detikcom)