"Pilar utama kami ada pada PKS dan Gerindra. Itu pilar utamanya dan tidak bergeming dan itulah pegangan kami. Konsentrasi kita adalah pada kampanye, tapi kami merujuknya pada PKS dan Gerindra. Kalau ditanya bagaimana yang lain, kami lihat apa yang dikatakan PKS dan Gerindra karena merekalah kedua pilar kita," ujar Anies di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/2/2017).
Anies kemudian menyinggung soal pembicaraan partai pengusungnya dengan empat parpol pengusung Agus-Sylvi. Anies berkata pembicaraan itu bersinyal positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kami mendapat kabar sudah ada pembicaraan, sudah ada kabar, tapi hasilnya lain-lain, kita tunggu kabar," ucap Anies.
Anies lalu berbicara soal kemungkinan jika empat parpol pengusung Agus-Sylvi, yakni Demokrat, PKB, PPP, dan PAN, tidak mendukungnya. Anies kembali menegaskan PKS dan Gerindra adalah pilar utamanya.
"Pertama, saya nggak mengkonfirmasi itu ya (empat parpol tak jadi mendukung). Kita konsentrasinya pada PKS dan Gerindra, yang berbicara dengan antarpartai, PKS-Gerindra yang mengatur. Kami siapkan kampanyenya, mengatur antarpartai kami nurut sama PKS dan Gerindra karena kami diusulkan oleh PKS dan Gerindra," paparnya.
"Jadi bagian kami adalah taat pada PKS-Gerindra. Kalau dibilang tambah parpol, ya kami siap. Kalau tidak, kami siap. Jadi kita jalan sebagai cagub memikirkan program, memikirkan kebahagiaan Jakarta. Dukungan parpol sepenuhnya menjadi wilayah partai. Itu kesepakatan kita. Saya dan Bang Sandi tidak terlibat dalam proses dukung-mendukung, itu ranah partai," sambung Anies menutup. (gbr/rna)











































