Keponakan Aisyah, Iqbal, menyebut Aisyah menelepon pada hari Kamis (16/2) malam. Aisyah ditangkap polisi Malaysia di Hotel Ampang, Kuala Lumpur pada sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.
"Pertama kan teleponan sama emak, malam pokoknya dia suruh doain aja. Pokoknya emak jangan kuatir," kata Iqbal menceritakan isi percakapan telepon Aisyah dan ibunya kepada detikcom di kediamannya di Kampung Ranca Sumur, Serang, Banten, Jumat (17/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Aisyah bicara) Nggak tahu salah tangkap atau gimana. Ya Eneng mah ngikutin aja, doain aja. Semoga cepet keluar lah," sambungnya.
Iqbal, keponakan Siti Aisyah Foto: Bahtiar Rifai-detikcom |
Sebelum penangkapan, Iqbal mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Aisyah pada Selasa (14/2) malam. Saat itu Aisyah mengaku sedang berada di sebuah apartemen di Malaysia.
"Yang dibicarakan gimana kabarnya. Teteh lagi sakit katanya. Nanti tanggal 24 nanti Teteh akan pulang ke Serang," sebut Iqbal.
Di Malaysia, Aisyah mengaku diajak bekerja dalam program reality show mengisengi orang. Tapi Aisyah tak pernah bercerita soal kejadian terakhir yang disebut-sebut terkait dengan Kim Jong Nam.
"Syuting ngerjain orang. Ngerjain orang nggak boleh lihat sendiri sama produsernya. Ngerjain, tapi nggak boleh dilihatin," sambungnya.
Iqbal tak tahu persis program reality show yang dimaksud. Aisyah menurutnya direkrut oleh pihak agensi yang juga tidak diketahui Iqbal.
"Sekali syuting kurang lebih Rp 2-3 jutaan. Pokoknya nggak jauh dari situ," sebut Iqbal soal bayaran yang diterima Aisyah. (fdn/fjp)











































Iqbal, keponakan Siti Aisyah Foto: Bahtiar Rifai-detikcom