Desmon ditemukan tewas di irigasi Kampung Ciherang RT 02/04, Desa Karangbahagia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/2) pukul 06.30 WIB. Saat itu, tidak ada identitas yang ditemukan pada jasad korban.
"Dari hasil penyelidikan, diketahui korban bernama Desmon dan diketahui korban dibunuh oleh pasangan suami-istri Komarudin dan Desy ini," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aries Supriyono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suaminya berperan sebagai eksekutor, sementara istrinya turut membantu. Suaminya mengumpankan istrinya untuk memancing korban supaya datang," ucap Aries.
Aries menambahkan, aksi tersebut direncanakan oleh sang suami lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. "Mereka terlilit utang, kemudian terlintas di pikiran suaminya, ini dia punya teman, mau diambil motornya. Terus dia ingat kalau korban ini kan belum punya istri, jadi istri pelaku diminta pura-pura mau nemenin korban," jelasnya.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen mengatakan tersangka Komeng telah merencanakan kejahatan tersebut. Sekitar 1 Februari, tersangka Komeng menghubungi korban dengan dalih akan memberikan teman wanita.
Hingga akhirnya pada Rabu (8/2) lalu korban menyanggupi ajakan Komeng dan keduanya bertemu di lokasi. Komeng dan korban memiliki hubungan pertemanan.
"Mereka ini teman waktu SMA. Nah, kemudian korban diajak ketemuan, lalu dijanjikan diberi perempuan, yang ternyata istrinya sendiri, kemudian korban diajak minum-minum sampai mabuk," kata Handik.
Menjelang tengah malam, korban mulai tidak sadarkan diri akibat minum minuman keras yang diberikan Komeng. Saat itulah, Komeng menikamnya dengan menggunakan pisau dapur ke bagian perut korban.
"Tersangka juga menendang korban sebanyak 3 kali sampai akhirnya korban terjatuh ke irigasi," lanjut Handik.
Komeng sempat turun ke irigasi untuk memastikan korban sudah menunggal. Sedangkan sang istri hanya menyaksikan ketika Komeng mengeksekusi korban.
"Jadi di sini sang suami perannya pelaku utama dan istrinya turut serta dan/atau membantu melakukan pembunuhan berencana ini," sambungnya.
Setelah korban dipastikan telah meninggal dunia, kedua tersangka meninggalkan korban. Mereka membawa kabur sepeda motor korban.
Dari keduanya, polisi menyita pakaian yang digunakan saat mengeksekusi korban, telepon seluler, dan sepeda motor milik korban. (mei/idh)










































