"Kemarin belajar di rumah, penugasan dari guru, disuruh dikerjakan di rumah dan hari ini dikumpulkan. Hari ini kita belajar normal seperti biasa," ujar wakil kepala sekolah bidang sarana SMAN 8 Jakarta, Teguh Priyanto di Jalan Taman Bukit Duri, Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2017).
Foto: Banjir di SMA 8 (Vino-detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tujuannya supaya got-got itu lancar terutama air tergenang di daerah terpencil," kata Mansur, satgas suku dinas tata air Jakarta Selatan, saat ditemui di lokasi yang sama.
Menurut Mansur, petugas telah membersihkan bekas-bekas banjir sedari pagi. Sejumlah personel pun dibagi ke daerah-daerah yang kemarin mengalami banjir.
"Bersihkan lumpur dituntasin sampai kosong. Kalau air jalannya bagus sudah. Ini dibentuk untuk melayani masyarakat," ucapnya.
Sementara itu sampah-sampah yang masih ada di depan SMAN 8 pun terus dibersihkan oleh petugas. Tampak petugas dari suku dinas lingkungan hidup Jakarta Selatan yang membantu membersihkan sampah yang masih ada di sana.
Foto: Banjir di SMA 8 (Vino-detikcom) |











































Foto: Banjir di SMA 8 (Vino-detikcom)
Foto: Banjir di SMA 8 (Vino-detikcom)