Mubari, Orang yang Ditunjuk Antar Uang ke Khairiansyah
Jumat, 15 Apr 2005 17:18 WIB
Jakarta -
Mubari. Nama staf setjen KPU (Komisi Pemilihan Umum) ini juga mulai diperbincangkan banyak orang setelah kasus penangkapan anggota KPU Mulyana W Kusumah. Dia adalah orang yang sebenarnya ditunjuk untuk menyerahkan uang suap ke auditor BPK Khairiansyah. Dulu, Mulyana mungkin percaya dengan Mubari. Tapi, setelah kini mendekam di Rutan Salemba, Mulyana tampaknya sudah memberikan penilaian yang lain kepada pria itu. Mulyana menduga Mubari ikut bersekongkol dengan Khairiansyah dan KPK terkait penangkapan dirinya di Hotel Ibis, Jakarta Pusat pada Jumat (8/4/2005) lalu. Dalam keterangan pers di Rutan Salemba, Jumat (15/4/2005) yang dibacakan anaknya, Guevara Santayana, Mulyana menyebut ada staf sekjen yang sudah ditunjuk untuk menyerahkan uang kepada Khairiansyah pada hari H. Namun, tiba-tiba staf sekjen itu cuti 10 hari. Mulyana kemudian yang akhirnya menyerahkan uang Rp 150 juta itu pada Jumat (15/4/2005) kepada Khairiansyah. Saat itu, menurut Mulyana, Khairiansyah juga menelepon dirinya.Saat itu, Khairiansyah meminta Mulyana yang langsung menyerahkan uang itu. Karena itulah, Mulyana menduga staf sekjen itu kemungkinan juga bersekongkol dengan KPK dan Khairiansyah. Dalam keterangan pers itu, Mulyana tidak menyebut nama staf sekjen tersebut. Namun, berdasarkan keterangan Mulyana kepada penyidik KPK, staf sekjen tersebut adalah Mubari. Ini bisa dilihat dari kopian BAP pemeriksan Mulyana yang diterima detikcom, Jumat (15/4/2005). Bahkan, dalam BAP tersebut, Mulyana mengaku, Mubari diikutsertakan dalam berbagai pertemuan dengan Khairiansyah sebelumnya. Disebutkan dalam BAP, Mubari merupakan staf kepercayaan Wakil Sekjen KPU Sussongko Suhardjo. Padahal, Mubari tidak memiliki jabatan dalam kepanitiaan pengadaan kotak suara KPU yang ditangani Mulyana menjelang Pemilu 2004. Mengenal Jauh Mubari Siapa sebenarnya Mubari? Nama Mubari memang cukup dikenal di lingkunan KPU. Dia memang dikenal sebagai staf kepercayaan Sussongko. Konon, Mubari selalu dilibatkan oleh Sussongko terkait kerja di KPU. Cerita-cerita mengenai Mubari juga sudah beredar di kalangan KPU. Kabarnya, dulu, Mubari merupakan petugas cleaning service> di kantor Depdagri. Dia juga dikenal sebagai suplier ayam potong di kantin Depdagri. Istri Mubari memang berjualan di kantin Depdagri itu. Nah, nasib Mubari menjadi lebih baik, setelah Sussongko mengenalnya. Sussongko saat itu sudah memiliki jabatan cukup penting di Depdagri. Karena tertarik dengan keuletannya, Sussongko pun mengangkat Mubari sebagai stafnya. Saat Sussongko menjabat wakil sekjen KPU, Mubari juga ikut dibawanya. Di KPU, Sussongko sering dipercaya oleh para anggota KPU untuk meminta bantuan atau mengetik proposal-proposal pengadaan yang akan ditenderkan KPU.Tapi, cerita-cerita tentang Mubari itu hanya sekadar cerita yang beredar. Entah benar atau tidak. Mubari sendiri sampai saat ini belum membuka lebar-lebar tentang sangkut pautnya dirinya dengan kasus suap Mulyana itu. Sampai Jumat (15/4/2005) pukul 17.00 WIB, Mubari masih diperiksa di kantor KPK.
(asy/)










































