Sejumlah Ruas Jalan di Koja Jakut Masih Tergenang

Sejumlah Ruas Jalan di Koja Jakut Masih Tergenang

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 17 Feb 2017 13:26 WIB
Sejumlah Ruas Jalan di Koja Jakut Masih Tergenang
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Koja, Jakarta Utara (Jakut) masih tergenang banjir hingga siang ini. Ketinggian air berkisar 20-30 cm.

"Di sini awalnya tinggi air sampai 40 cm. Tapi sekarang sudah dibuang airnya pakai pompa milik pasar sejak jam 10.00 WIB. Sekarang sudah mulai surut," ujar petugas kebersihan Pasar Lontar, Erfan di lokasi, Jalan Lontar I, Tugu Utara, Koja, Jakut, Jumat (17/2/2017).

Meski ada genangan, air tidak sampai masuk ke dalam pasar sehingga aktivitas jual-beli masih berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah Ruas Jalan di Koja Jakut Masih TergenangFoto: Jabbar Ramdhani/detikcom


Di lokasi yang tak jauh dari Pasar Lontar, air juga terlihat masih menggenang. Warga yang hendak berangkat dan pulang salat Jumat harus berjalan perlahan.

"Saya terganggu sih enggak. Kalau di sini banjir cuma di jalan. Kalau di rumah sih enggak sampai masuk," kata Hasanudin yang merupakan Ketua RT 04/04 ketika ditemui di Jalan Lontar Luar.

Hasanudin menyebut tinggi air di rumahnya mencapai sekitar 40 cm. Kondisi air paling tinggi terjadi pada subuh tadi. Namun beranjak siang kondisi air mulai surut dengan sendirinya.

Pantauan detikcom di lokasi, terlihat air masih menggenang dengan muka air paling tinggi mencapai 30 cm. Mobil atau motor masih dapat melintasi jalan.

Sementara itu, Alvi Saputra yang tinggal di Jalan Madya, Tugu Utara, Koja menceritakan tinggi genangan air masih mencapai paha orang dewasa. Kondisi ini belum berubah sejak pagi tadi.

"Dari tadi pagi tingginya kalau di rumah saya sampai sepaha. Sampai sekarang belum surut juga," ucap Alvi.

Sejumlah Ruas Jalan di Koja Jakut Masih TergenangFoto: Jabbar Ramdhani/detikcom


Sedangkan Yati yang tinggal di Gang 11 Jalan Mahoni mengaku air di rumahnya sudah surut. Dia menceritakan sempat ada sebuah warung internet (warnet) yang komputernya sempat terendam banjir pada Kamis (16/2) malam tadi.

"Di rumah saya air mulai naik dari sehabis Magrib. Mulai tingginya sekitar jam 24.00 WIB. Tingginya di atas dengkul. Kalau tadi subuh sudah sedengkul. Sekarang sudah surut, di atas mata kaki airnya," ujar Yati.

"Semalam ada warnet yang kerendem juga. Habis itu komputernya. Tapi mungkin yang punya bisa benerin. Dia bongkar komputernya sendiri," sambung Yati. (jbr/fdn)


Berita Terkait