Pengungsi Akibat Banjir di Brebes Bertambah Jadi 4.950 Orang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 17 Feb 2017 10:47 WIB
Banjir di Brebes (Angling/detikcom)
Semarang - Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah terus mengevakuasi warga dari banjir di Kabupaten Brebes. Evakuasi pagi ini disebar di antaranya di dua titik, yaitu Perum Kota Baru Brebes dan Pulosari.

Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono mengatakan ketinggian air di dua titik tersebut mencapai 40-50 cm. Jumlah pengungsi pun bertambah, sekitar 4.950 jiwa, untuk seluruh Kabupaten Brebes.

"Upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak hingga kini masih terus dilakukan personel Basarnas yang tersebar di beberapa titik yang masih tergenang banjir," kata Agus, Jumat (17/2/2017).

Agus menjelaskan upaya evakuasi dilakukan cepat bagi warga yang sakit, salah satunya pagi tadi, ketika tim SAR gabungan mengevakuasi nenek bernama Siti (70) yang harus segera dievakuasi menggunakan perahu karet karena sakit pasca-operasi. Bahkan evakuasi harus dilakukan dengan mengangkut Siti bersama kasurnya.

"Warga tersebut dievakuasi menggunakan perahu karet kemudian dibawa ke rumah sakit umum Brebes untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Untuk diketahui, banjir di Kabupaten Brebes berasal dari jebolnya tanggul Sungai Pemali hingga akhirnya berdampak ke sejumlah wilayah, yaitu Desa Terlanggu, Dukuh Miri, dan Desa Lengkong di Kecamatan Jatibarang serta Desa Wangandalem, Desa Pemaron, Desa Gondosuli, dan Desa Saditan di Kecamatan Brebes. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai 1,5 meter.

Dari data pagi ini, jumlah pengungsi sebanyak 4.950 jiwa tersebar di sejumlah tempat, yaitu di GOR 1.075 jiwa, Pulosari 850 jiwa, Wangandalem 200 jiwa, Limbangan Kulon 300 jiwa, Krasak 260 jiwa, Terlangu 300 jiwa, gedung DPRD Brebes 500 jiwa, Lingkong 350 jiwa, Oasis 65 jiwa, dan Wisma Saditan 50 jiwa. (alg/rvk)