Anggota Tim SAR Boyolali Tewas Terseret Banjir

Anggota Tim SAR Boyolali Tewas Terseret Banjir

Muchus Budi R. - detikNews
Jumat, 17 Feb 2017 05:28 WIB
Anggota Tim SAR Boyolali Tewas Terseret Banjir
Foto: thinkstock
Jakarta - Anggota SAR yang tergabung pada Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Toni Arifin, ditemukan tewas setelah terseret arus deras sejauh 1 km. Toni terperosok dan terseret masuk ke gorong-gorong saat sedang membersihkan sampah yang menyumbat selokan.

Kejadian nahas yang menimpa Toni tersebut terjadi pada Kamis (16/2/2017) malam di selokan sedalam 2,5 meter yang sedang mengalami banjir di Dikuh Gatak, Desa Banyudono, Boyolali. Saat itu di kawasan tersebut sedang dalam kondisi hujan deras dan banjir.

Hujan yang cukup deras menyebabkan anak-anak sungai di kawasan tersebut meluap sehingga merendam rumah dan jalan utama Solo-Semarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika sedang melakukan upaya pembersihan sampah-sampah uang menyumbat, korban justru terperosok dan terseret arus deras ke dalam selokan tersebut. Selanjutnya korban terseret masuk ke gorong-gorong. Sejumlah saksi yang melihat kejadian itu tidak bisa memberikan pertolongan karena peristiwa itu berlangsung cepat.

"Kami bersama tim dari BPBD langsung melakukan pencarian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar 1 km dari lokasi kecelakaan. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Pandanaran, Boyolali," ujar Kapolsek Banyudono AKP Bambang Kadarisman.

Kepala Pelaksana BPBD Boyolali Nur Khamdani membenarkan bahwa Toni adalah anggota Tim Reaksi Cepat BPBD. Dia sudah lebih dari tiga tahun bergabung di BPBD sebagai tenaga kontrak. (mbr/bag)


Berita Terkait