Polri Antisipasi Kerawanan Pilkada DKI Putaran Kedua

Polri Antisipasi Kerawanan Pilkada DKI Putaran Kedua

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 16 Feb 2017 17:18 WIB
Polri Antisipasi Kerawanan Pilkada DKI Putaran Kedua
Irjen Boy Rafli Amar (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut Polri akan mengantisipasi kerawanan dalam pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Namun Polri yakin kedewasaan warga Jakarta berdemokrasi akan membuat kondisi tetap aman.

"Ada, hal itu (potensi kerawanan) ada. Lebih panas dari putaran pertama. Potensi seperti itu harus jujur kita katakan ada," kata Boy di Mapolres Metro Tangerang, Jl Daan Mogot, Tangerang, Kamis (16/2/2017).

Kampanye hitam termasuk politik uang disebut Boy berpotensi terjadi. Pemungutan suara putaran kedua akan digelar pada 19 April.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bentuk kerawanannya banyak sekali. Berkaitan dengan politik uang, pelanggaran tindak pidana pemilu sendiri, intimidasi, kampanye hitam yang mengarah pelanggaran hukum di dunia maya, bentrok antar para pendukung. Cuma kita optimis bahwa tingkat kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi sudah semakin bagus," sambungnya.

Polri meminta semua pihak ikut menjaga kondisi keamanan dan ketenangan di masyarakat. Para tokoh masyarakat dan pemuka agama harus berperan.

"Oleh karena itu peran dari elite politik penting. Kemudiam tokoh agama, masyarakat, untuk bisa menjadi faktor utama menunjukkan kesejukan di tengah masyarakat," imbuh dia.

Boy sebelumnya mengatakan kesiapan Polri melakukan pengamanan dibantu jajaran TNI. Polri sudah menyiapkan skema pengamanan putaran kedua, termasuk berkoordinasi dengan KPU.

"Bagi daerah-daerah yang nantinya akan masuk dalam putaran kedua, kepolisian telah menyiapkan rencana pengamanan sudah dipersiapkan di daerah-daerah yang diprediksi akan pilkada dua putaran. Penyiapan personel pengamanan, berikut juga anggaran yang telah dipersiapkan. Kita mengaawal proses demokrasi," ujarnya. (fdn/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads