Salah satu anggota tim pemenangan Anies-Sandiaga yang juga pimpinan lembaga survei PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, mengatakan saat ini data yang masuk sudah 98,6 persen. Beberapa data terkait dengan hasil hitung cepat dibeberkan oleh dia.
"Saat ini C1 asli sudah masuk 100 persen. Dengan demikian, kami punya bahan perhitungan yang lengkap dan basis legal yang kuat. Penghitungan terus dilengkapi dengan pengecekan real C1 asli. Saat ini kedudukan di putaran pertama, nomor 1, 16,8 persen. Quick real count ini baru mencakup 98,6 persen. Nomor 2, 42,3 persen. Nomor 3, 39,6 persen. Dengan suara tidak sah 1,3 persen," kata Eep di kantor DPP Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk kecamatan, pasangan nomor 2 dan nomor 3 menang di 22 kecamatan di Jakarta," papar Eep.
Sedangkan untuk tingkat kota, Ahok-Djarot menang di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Anies-Sandiaga menang di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Anies-Sandi di DPP Gerindra (Bisma Alief/detikcom) |
Menanggapi hasil hitung cepat yang diadakan oleh tim pemenangannya, Anies mengatakan angka yang muncul dari hasil hitung cepat adalah jawaban untuk orang-orang yang selama ini pesimistis terhadap dia dan Sandiaga. Hasil tersebut juga merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak yang selama ini mendukung mereka.
"Angka yang kemarin muncul, nampaknya mengecewakan untuk orang yang pesimistis pada pasangan nomor 3, yang bilang nomor 3 selalu di bawah. Pesimisme itu tidak jadi nyata. Ini hasil kerja keras berbagai pihak. Perlu saya tegaskan, kami ingin semua pihak menyadari perannya besar, walaupun belum tentu terlihat di panggung. Khususnya pada tokoh masyarakat, alim ulama, habaib, tokoh-tokoh sosial," ujar Anies di lokasi yang sama.
"Dukungan itu kepercayaan dan akan kita jaga itu," lanjutnya.
Sementara itu, Sandiaga mengatakan dirinya tetap mensyukuri hasil tersebut. Namun saat ini bukan waktu untuk merayakan atau membuat takabur.
"Ini momen refleksi, bahwa perjalanan belum tuntas. Masih ada tahapan berikutnya (putaran kedua Pilgub DKI)," katanya. (bis/idh)











































Anies-Sandi di DPP Gerindra (Bisma Alief/detikcom)