KPU Banten Ingatkan PPK Tidak Sembarangan Buka Kotak Suara

KPU Banten Ingatkan PPK Tidak Sembarangan Buka Kotak Suara

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 16 Feb 2017 13:13 WIB
KPU Banten Ingatkan PPK Tidak Sembarangan Buka Kotak Suara
Ilustrasi (Foto: Rengga Sancaya)
Serang - Bawaslu Banten menemukan dugaan pelanggaran karena dibukanya kotak suara tanpa prosedur di 15 TPS di Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. KPU Banten meminta agar panitia pemilihan kecamatan (PPK) menjaga kotak suara agar tidak terjadi kecurangan,

"Sebagaimana disampaikan oleh ketua Bawaslu ada 15 TPS yang dugaannya ini memungkinkan akan dilakukan pemungutan suara ulang. Kami harap PPK lain menjaga kotak dengan baik-baik. Jangan sekali-kali membuka kotak tidak dalam pleno terbuka," ujar Komisioner KPU Banten Syaiful Bahri kepada wartawan, Kamis (16/2/2017).

Syaiful mengaku sudah mendengar informasi mengenai dugaan pelanggaran pada Pilkada Banten. Namun belum ada surat resmi dari Bawaslu atas laporan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini early warning, saya menekankan kepada penyelenggara di PPK dan semua pihak agar mari saling menjaga kotak dengan baik. Kita tidak mau terkesan KPU dan penyelenggara mau mengubah dan mengurangi dan sebagainya," sambungnya.

Syaiful mengatakan KPU Provinsi sudah menyampaikan kepada Kapolda Banten terkait pengamanan kotak suara. Dia berharap PPK betul-betul menjaga dan mengamankan kotak suara. Apalagi perolehan suara masing-masing calon sangat tipis berdasarkan penghitungan riil KPU.

Terkait pilkada serentak termasuk pilkada Banten, Polri mengingatkan agar semua pasangan calon bersikap legawa, siap menang siap kalah. Polri memastikan jaminan pengamanan.

"Menyikapi proses penghitungan kemudian ada perselisihan angka yang sangat tipis yang perbedaan tidak terlalu tajam katakan seperti di Provinsi Banten terjadi perbedaan yang saat ini masih bisa dapat terjadi perubahan. Menjadi penting bagi kita semua unsur polsi dibantu TNI membangun sebuah tekat agar kondisi ini tetap aman," sambungnya.

(bri/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads