Permainan ular tangga merupakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban banjir. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom |
Permainan ular naga ini salah satu kegiatan trauma healing yang dilakukan Polwan dari Polres Jakarta Selatan dan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya. Ada 20 anak-anak yang asyik bermain ular naga bersama Polwan.
Polwan juga mengajak anak-anak bercengkrama. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom |
"Bagaimana membuat situasi para korban atau biasa kami sebut penyintas supaya mereka bisa menerima, mengurangi kadar sedih," jelas Kompol Jarot Tri Adriono dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya di lokasi pengungsian korban banjir di Aula Garuda, RT 10 RW 1, Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para orang tua korban banjir yang tidak bisa tidur pun direlaksasi. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom |
Selain permainan ular naga, polisi memberikan relaksasi kepada para orang tua korban banjir. Keluhan utama para orang tua adalah tidak bisa tidur. "Kalau hari pertama mereka nggak bisa tidur maka tadi relaksasi. Paling tidak sekarang, mereka bisa tidur," ujar petugas Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKP Angela Yohana.
Berdasarkan data, banjir merendam permukiman di RT 3,6,9,11,12 dan 15 RW 10, Kelurahan Bukit Duri.
(aan/fdn)












































Permainan ular tangga merupakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban banjir. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom
Polwan juga mengajak anak-anak bercengkrama. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom
Para orang tua korban banjir yang tidak bisa tidur pun direlaksasi. Foto: Foto: Bartanius Dony/detikcom