CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya

CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya

Niken Purnamasari - detikNews
Kamis, 16 Feb 2017 12:57 WIB
CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Suara Agus Yudhoyono-Sylviana Murni tertinggal dari Paslon lain dari data real count KPU DKI Jakarta. Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai merosotnya suara Agus disebabkan kombinasi beberapa faktor.

Arya menjelaskan, salah satu faktor penting yang memengaruhi penurunan suara yakni penampilan Agus-Sylvi dalam debat. Padahal, dalam survei yang dilakukan sebelum debat, elektabilitas Agus mengungguli kompetitornya.

"Agus kehilangan momentum positif untuk mempertahankan suaranya. Apalagi kalau kita lihat data survei Kompas yang dilakukan awal Desember. Agus mendekati hampir 40 persen. Ia kehilangan momentum untuk mengikat hati publik dan basis pemilih loyal," ujar Arya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (16/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turunnya elektabilitas Agus pasca debat yang diselenggarakan 3 kali oleh KPU DKI, dinilai Arya cukup signifikan.

"Kehilangan momentum ditandai performa yang kurang maksimal dalam putaran debat. Misalnya penurunan drastis suara Agus dari 35 persen ke 17 persen terjadi setiap putaran debat. Hampir setiap putaran debat terjadi penurunan," jelas Arya.



Selain faktor performa debat, turunnya suara Agus dinilai dipengaruhi oleh mesin partai politik pendukung. Kerja Partai Demokrat sebagai partai pengusung mendominasi dibanding parpol lainnya.

"Dukungan partai menjadi titik lemah karena muncul kesan yang kurang positif. Seolah-olah hanya Demokrat yang dominan dalam proses kampanye. Mesin partai pendukung lain nggak begitu kelihatan. Itu jadi titik lemahnya. Saya kira mesin partai lain belum terlihat," ungkapnya.

Data penghitungan riil (real count) sementara KPU DKI Jakarta pukul 12.35 WIB dengan data masuk 41,91 persen, Ahok-Djarot masih memimpin suara. Disusul oleh Anies-Sandiaga di posisi kedua. Sementara Agus-Sylvi berada di posisi buncit.

Agus Yudhoyono-Sylviana Murni 16,10 persen

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat 44,48 persen

Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,41 persen (nkn/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads