Banjir Mulai Surut, Warga Rawajati Jaksel Mulai Bersih-bersih Rumah

Banjir Mulai Surut, Warga Rawajati Jaksel Mulai Bersih-bersih Rumah

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Kamis, 16 Feb 2017 09:44 WIB
Banjir Mulai Surut, Warga Rawajati Jaksel Mulai Bersih-bersih Rumah
Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Jakarta - Banjir 'kiriman' yang merendam Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, tampak mulai surut. Menurut warga, ketinggian air sempat hampir mencapai 2 meter pada Kamis (16/2/2017) dini hari.

Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (16/2) sekitar pukul 09.30 WIB, ketinggian air di Jalan Bina Marga RT 03 dan 04 RW 7, Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jaksel, sekitar 50 cm. Padahal di tempat yang sama, seorang warga menyatakan ketinggian air sekitar 2 meter.

"Puncak ketinggian pukul 02.00 WIB pagi tadi, sampai sekitar setengah rumah, hampir 2 meter. Barang mah sudah kita pack semua, kan sudah pemberitahuan, jadi selamat," kata salah seorang warga, Andri, saat ditemui di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir Mulai Surut, Warga Rawajati Jaksel Mulai Bersih-bersih RumahFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Andri mengatakan sempat ada pemberitahuan dari petugas mengenai adanya 'kiriman' dari Bendung Katulampa, Bogor, pada dini hari. Status ditetapkan Siaga 2 saat itu.

Warga lainnya, Nelwati, menyebut tak sempat menyelamatkan barang-barang di rumahnya. Meski ada pemberitahuan, ia terlambat mengemasi harta bendanya.

"Perabotan kulkas, magic jar, tidak keburu, jadi terendam, tidak sempat menyelamatkan. Ada pemberitahuan dari RT, tapi hujan sudah reda, kirain ya nggak ada apa-apa, tapi tahu-tahunya ada kiriman dari Katulampa, Bogor. Tadinya pada bilang, tidak akan tinggi, sudah diperlebar sungainya, tapi malah banjir lagi," tutur warga RT 03 itu.

Banjir Mulai Surut, Warga Rawajati Jaksel Mulai Bersih-bersih RumahFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Warga yang rumahnya sudah tak terendam mulai melakukan bersih-bersih. Tampak sejumlah anggota pasukan oranye turut membantu membersihkan rumah warga.

Beragam perabotan diletakkan di luar rumah selama kegiatan bersih-bersih dilakukan. Sedangkan untuk kendaraan, warga memilih memarkirnya di area yang lebih tinggi di pinggir-pinggir jalan. (rna/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads