Dari penelitian Indikator, tingkat partisipasi pada pilkada 2017, yang pemungutan suaranya dilakukan hari ini, sebesar 80,16 persen. Sedangkan pada pilkada 2012, tingkat partisipasi tercatat 64 persen di putaran pertama dan 66 persen pada putaran kedua.
"(Tingkat partisipasi warga) dari perolehan quick count (2017) 80,16 persen. Keterangan KPU pada Pilkada DKI 2012, tingkat partisipasi (warga) 64% di putaran pertama dan 66% di putaran kedua," jelas Rizka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka ini mengalami kenaikan signifikan. Pilkada DKI mengalami tingkat partisipasi yang naik signifikan," ujar Rizka.
Sebelumnya, Ketua KPU DKI Sumarno berbicara soal meningkatnya tingkat partisipasi warga Jakarta menggunakan hak pilihnya. Peningkatan ini juga berdampak pada munculnya keluhan kehabisan surat suara di sejumlah TPS.
KPU DKI mengatakan banyak pemilih tak terdata baru muncul saat pencoblosan dan jumlahnya membeludak.
"Memang ada beberapa TPS yang surat suaranya kurang. Hal itu karena tingkat partisipasi masyarakat di pilkada kali ini meningkat sehingga angka kehadiran juga naik signifikan di TPS," kata Sumarno di Hotel Bidakara, Jaksel, Rabu (15/2). (aud/fdn)











































