"Sampai sekarang, tentang money politics kita memang mendapat laporan tentang isu itu yang sedang kita klarifikasi," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana kepada wartawan di TPS 30 Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (15/2/2017).
Suntana meminta agar masyarakat tidak terpancing isu tersebut. Isu tersebut akan ditelusuri oleh penyelenggara pemilu dan aparat kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, ia mengakui bahwa pihaknya belum menemukan adanya praktik politik uang terkait Pilkada serentak ini. "Sampai sekarang kita belum menerima laporan. Polisi kan sudah bentuk tim OTT money politics," lanjutnya.
Soal isu politik uang itu telah beredar di media sosial. Seseorang menunjukkan foto adanya warga yang memperlihatkan dua lembar uang nominal Rp 10 ribu dan kartu dari salah satu paslon Pilbup Bekasi.
Suntana meminta masyarakat untuk menyikapi media sosial dengan bijak. Dia tambahkan, polisi akan menyelidikinya.
Ya itu bisa saja terjadi. Teman-teman sikapi medsos itu tidak bisa menjadi benar. Tetapi menyikapi informasi ini tentu akan ditindak lanjuti polisi untuk mencari kebenarannya," tuturnya.
(mei/dnu)










































