"Ya, ikhlas saja ya. Yang penting kita ikhtiar dan diserahkan kepada Allah," ujar Nur Asia seusai salat subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).
Senada dengan istrinya, Sandi pun mengaku telah berikhtiar selama kurang lebih satu tahun. Siapapun yang akan menjadi pemimpin di Jakarta, menurut Sandi, merupakan kehendak Tuhan.
"Saya sama istri sudah satu tahun berikhtiar. Kita semua serahkan kepada Allah SWT. Karena siapapun yang akan memimpin itu murni kehendak Allah," katanya.
Selain itu, Sandi mengaku siap dengan apapun yang terjadi ke depannya. Semua itu merupakan konsekuensi dari seorang manusia yang selalu berkekspektasi.
"Ekspektasi itu manusiawi, tapi kan kita harus mengingatkan diri kita sendiri. Man proposes, God disposes," imbuhnya.
(imk/imk)











































