Sebanyak 75 ribu personel Polri ditambah dengan bantuan dari unsur TNI dan Satpol PP siap mengamankan pilkada serentak ini.
"Agar masyarakat tetap turut memelihara situasi keamanan yang kondusif saat pemungutan suara," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, saat dihubungi detikcom, Selasa (14/2/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gunakanlah hak pilih sebagai wujud keikutsertaan warga masyarakat dalam berdemokrasi. Polri tetap berkomitmen untuk memelihara Kamtibmas yang kondusif dan mengamankan kegiatan pemungutan suara," ujarnya.
Komisi Pemilihan Umum sebelumnya mengingatkan para calon agar tidak melakukan intimidasi, apalagi bermain politik uang.
"Untuk para calon, kami berharap untuk tertib. Dalam arti sekarang ini tidak boleh kampanye ya maka jangan lakukan hal tersebut. Dan tentu saja mengontrol semua pihaknya agar kita melaksanakan pilkada ini sesuai peraturan berlaku," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Pusat, Hadar Nafis Gumay, kepada detikcom, pada Senin 13 Februari 2017.
Hadar mengingatkan agar para calon melakukan kompetisi yang bersih. Tidak ada yang melakukan politik uang mendekati hari pemungutan suara. "Jadi tidak memaksa pihak lain untuk mengintimidasi, apalagi bermain uang. Nah kita akan sangat mengganggu dan merusak pilkada kita," kata Hadar. (idh/aan)











































