Angka Pemilih Pakai Suket di Banten Bertambah Jadi 44 Ribu Orang

Angka Pemilih Pakai Suket di Banten Bertambah Jadi 44 Ribu Orang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 19:48 WIB
Angka Pemilih Pakai Suket di Banten Bertambah Jadi 44 Ribu Orang
Nata Irawan, Penjabat Gubernur Banten, (berbaju putih) saat menjelaskan kepada wartawan. (Bahtiar Rifai/detikcom)
Banten - Rapat terakhir koordinasi persiapan pilkada Banten salah satunya memutuskan angka definitif pemilih menggunakan surat keterangan (suket). Disepakati, setelah berakhir rapat, angka pemilih menggunakan suket ini berjumlah 44 ribu orang.

"Angka suket, ini ketok palu (soal) suket. Kalau hari ini tidak dijumpai forum seperti ini, akan liar nanti angkanya," kata Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan kepada wartawan di KPU Banten seusai rapat koordinasi, Selasa (14/2/2017).

Hadir dalam rapat terakhir koordinasi persiapan pilkada Banten antara lain Ketua KPU Banten Agus Supriyatna, Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi, perwakilan KPU tingkat kabupaten dan Kota, Panwas kabupaten dan kota, perwakilan Polda Banten, BIN, serta dinas kependudukan dan catatan sipil se-Banten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesepakatan rapat tersebut kemudian memunculkan angka 44.824 pemilih menggunakan surat keterangan. Angka ini dihitung dari baik sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU dan setelah penetapan pada 8 Desember 2016.

"Angka itulah yang harus menjadi kesepakatan. Kebetulan LO dari dua paslon hadir dan tidak ada persoalan," ia menjelaskan.

Nata meyakinkan kepada masyarakat bahwa pilkada Banten akan berjalan lancar dan aman dan menghasilkan pemimpin yang kredibel.

Sebelumnya, saat pembahasan rapat terakhir persiapan pilkada Banten ini, Nata menginginkan angka pasti pemilih di Banten yang menggunakan suket. Apalagi di tengah masyarakat ada kesimpangsiuran jumlah pemilih yang menggunakan suket, yang rawan menimbulkan perbedaan data.

Sebelumnya, rapat yang dilakukan oleh Bawaslu, KPU Banten, Panwas, dan dinas dukcapil pada Senin (13/2/2017) menghasilkan angka 14.832 pemilih yang berpotensi menggunakan suket. Jika dibandingkan dengan angka yang disepakati hari ini, angka pemilih yang menggunakan suket yang ditetapkan jauh meningkat. (bri/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads