"Dengan penyamaran itu kita bisa lihat situasi lapangan. Masih ada pungli apa tidak? Apa sistemnya sudah jalan apa belum? Ternyata apa yang dilakukan pimpinan tidak ada yang kenali saya. Bahkan saya sudah wawancara pegawai tidak ada 1 pun yang kenal saya," ujar Hatta, usai sidang pemilihan ketua di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (14/2/2017).
(Baca juga: Ketika Artidjo Menyamar dan Ketua MA Berjenggot Lebat)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian kepada anggota Bawas MA supaya cara seperti ini dilakukan oleh aparat pengawasan MA. Jangan sering-sering datang ke acara biar tidak dikenali (pejabat pengadilan)," ujarnya.
Menurut Hatta, cara menyamar ini memberikan efek positif bagi sistem peradilan. Menurutnya banyak perubahan yang terjadi usia Hatta dan para hakim agung melakukan aksi penyamaran.
"Dan usai kita menyamar, kita evaluasi Alhamdulillah banyak perubahan yang berarti," ujar Hatta. (rvk/dhn)










































