Panwaslu Jaksel Pastikan Semua Atribut Kampanye Bersih Hari Ini

Dinamika Pilgub DKI

Panwaslu Jaksel Pastikan Semua Atribut Kampanye Bersih Hari Ini

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 13:45 WIB
Panwaslu Jaksel Pastikan Semua Atribut Kampanye Bersih Hari Ini
Ilustrasi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Ketua Panwaslu Jakarta Selatan Ari Mashuri memastikan akan menyelesaikan pencopotan atribut kampanye hari ini. Selama ini, cuaca menjadi kendala yang dihadapi Panwaslu terkait dengan pencopotan atribut kampanye tersebut.

"Sejauh ini memang kendalanya kepada cuaca ya, jadi kita memang tidak maksimal dalam hal penurunannya. Hari pertama, kita menurunkan. Karena cuaca hujan, kemudian berhenti, kemudian lanjut siangnya," ujar Ari di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).

Ari tak memungkiri masih ada alat peraga yang terpasang. Namun dia memastikan hari ini semua alat peraga sudah bersih di Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah menelusuri ke beberapa titik-titik di kelurahan, jadi kita pastikan 100 persen alat peraga kampanye di Jaksel sudah bersih," kata Ari.

Sementara itu, selama Pilkada ini, Panwaslu menemukan adanya dugaan 12 pelanggaran, baik yang berasal dari temuan Panwaslu maupun laporan. Pelanggaran itu terbagi ke dalam beberapa macam, dari adanya dugaan money politics sampai selebaran berbau SARA.

"Di Jaksel, baik itu temuan maupun laporan itu ada 12, mulai dari kategori money politics, kemudian pelibatan anak-anak, kemudian selebaran yang berbau SARA, terus kemudian dugaan sementara ini perusakan alat peraga selama ini dilakukan oleh seseorang," ungkap Ari.

Ari mengaku masih merasa kesulitan mengungkap pelaku pelanggaran tersebut. Terutama dalam perusakan alat peraga kampanye, karena itu dilakukan pada dini hari.

"Rata-rata pelanggaran black campaign, kemudian perusakan alat peraga. Hampir perusakan alat peraga ini kita kesulitan menemukan pelakunya karena kejadiannya dini hari dan sebagainya. Kemudian kita juga sudah bekerja sama dengan tim kampanye masing-masing paslon untuk memastikan siapa yang merobek atau merusak," imbuhnya. (dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads