DetikNews
Selasa 14 Februari 2017, 12:48 WIB

Anggota DPR Terima Aduan Orangutan di Kalteng Dibunuh dan Dimasak

Elza Astari Retaduari - detikNews
Anggota DPR Terima Aduan Orangutan di Kalteng Dibunuh dan Dimasak Foto: Istimewa
Jakarta - Perbuatan keji dilakukan oleh pekerja perkebunan sawit di Kapuas, Kalimantan Tengah. Mereka membunuh orangutan yang masuk ke perkebunan sawit, lalu memasaknya dan dagingnya dimakan beramai-ramai.

Hal tersebut terungkap dari laporan masyarakat kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan. Komisi IV sendiri memang membidangi masalah kehutanan.

"Saya baru dapat pengaduan dari masyarakat. Kejam sekali perlakuannya kepada orangutan," ungkap Daniel kepada detikcom, Selasa (14/2/2017).

Anggota DPR Terima Aduan Orangutan Dibunuh dan Dimasak di KalbarFoto: Istimewa
Pihak yang melaporkan peristiwa ini kepada Daniel mendapat cerita soal pembunuhan sadis terhadap orangutan langsung dari salah satu saksi mata. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/1) lalu di area kebun sawit milik sebuah perusahaan yang berada di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Sei Hanyo, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Tonton video 20detik di sini:


Menurut cerita yang disampaikan pelapor, kejadian itu bermula saat seorang pekerja tengah mengambil buah sawit. Pekerja itu lalu bertemu dengan orangutan yang masuk ke area perkebunan dan dikejar oleh si orangutan.

Saat kembali ke kamp, pekerja ini lantas menceritakan soal orangutan itu kepada sejumlah temannya dan beberapa warga setempat. Mereka lalu tertarik mencari lagi keberadaan hewan yang termasuk satwa dilindungi tersebut.

Anggota DPR Terima Aduan Orangutan Dibunuh dan Dimasak di KalbarFoto: Istimewa
"Mereka bertemu kembali dengan orangutan itu dan salah satu pekerja sudah siap dengan senjata angin rakitan yang dibawa dan digunakan untuk menembak orangutan itu, dibantu oleh beberapa kawannya," terang Daniel.

Setelah orangutan tersebut mati, para pemburu ini lantas membawa bangkainya ke kamp pekerja, lalu dikuliti dan dipotong-potong. Daging orangutan itu lalu dikonsumsi oleh mereka dan beberapa warga setempat.

Pelapor itu juga mendapatkan foto-foto mengenaskan orangutan yang mati itu dari saksi mata. Dari foto yang kemudian dikirimkan Daniel kepada detikcom tersebut, terlihat orangutan yang sudah mati saat masih berada di area kebun. Tampak juga seorang pria di sebelah bangkai orangutan sambil membawa senapan.

Di foto kedua, terlihat beberapa orang, termasuk seorang wanita, tengah memotong-motong daging orangutan. Sebagian diletakkan di panci dan ada yang di ember. Tampak tangan orangutan tergeletak dan sudah dikuliti.

Gambar yang lebih sadis lagi terlihat pada foto berikutnya. Foto itu memperlihatkan kepala orangutan diletakkan di panci untuk dimasak. Yang mengenaskan adalah wajah orangutan masih tampak jelas meski sudah dipotong dari tubuhnya.

"Saya sudah mendorong agar peristiwa ini segera dilaporkan ke kepolisian. Tapi pelapor nggak berani karena takut dengan pihak perusahaan kebun sawit," tutur Daniel.

Seperti diketahui, orangutan dikhawatirkan akan punah mengingat jumlahnya yang semakin lama tinggal sedikit. Kampanye memerangi perburuan orangutan terus digalakkan oleh pemerintah dan banyak LSM.
(ear/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed