"Ada 112 TPS yang cukup rawan di Jaksel sehingga pola pengamanannya pun sedikit berbeda dan personelnya cukup banyak," ujar Kapolres Metro Jaksel Kombes Iwan Kurniawan kepada wartawan seusai apel pengamanan Pilkada DKI di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya 2, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).
Di samping itu, polisi akan melakukan kegiatan patroli untuk memastikan keamanan TPS-TPS tersebut sehingga pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu, 15 Februari besok, berjalan lancar dan aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan mengungkapkan pemetaan TPS rawan tersebut didasari beberapa kategori, salah satunya rawan gesekan antar-pendukung masing-masing pasangan calon. Untuk diketahui, di beberapa TPS Jakarta Selatan terdapat beberapa kantong pendukung dari ketiga paslon yang berdekatan.
"Kita sudah mapping, ada indikator mengapa itu TPS menjadi cukup rawan. Seperti kemungkinan adanya konflik, gesekan, jarak antara kepolisian menuju lokasi, dan kerawanan banjir. Itu sudah menjadi bagian yang sudah kita petakan, termasuk TPS itu menjadi bagian dari massa salah satu paslon," paparnya.
Polres Jaksel mengerahkan 1.179 personel untuk mengamankan TPS-TPS di wilayah Jaksel. Aparat Polres Metro Jaksel sudah mulai melakukan pengamanan melekat terhadap panitia serta mengamankan surat dan kotak suara.
"Jumlah personel yang insert di TPS 1.179 personel, kita dibantu linmas. Tiap TPS ada dua orang linmas, ada bantuan dari TNI, 1 SSK, lalu dari Brimob 3 SSK, semua kita tempatkan di tempat-tempat prioritas dan kawasan rawan," lanjutnya.
Dari tiga pasangan calon, ada 3 calon yang melakukan pencoblosan di wilayah Jakarta Selatan. Hal ini juga menjadi salah satu kerawanan yang diantisipasi aparat Polres Metro Jaksel.
"Itu menjadi bagian dari yang kita mapping, sebagai bentuk kerawanan yang kita antisipasi. Makanya, kita siapkan tambahan personel untuk mengantisipasi kemungkinan adanya relawan-relawan pula. Kita ada penguatan pengamanan di TPS yang menjadi prioritas, dari sisi kerawanan, lalu kita lakukan patroli pula di kawasan rawan tersebut," ucapnya. (mei/dhn)











































