Luapan Sungai BKT Masih Genangi Perkampungan di Semarang

Luapan Sungai BKT Masih Genangi Perkampungan di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 11:39 WIB
Luapan Sungai BKT Masih Genangi Perkampungan di Semarang
Foto: Angling Aditya/detikcom
Semarang - Banjir yang melanda pemukiman dekat sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang masih menggenang. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bersiaga dan berpatroli melihat kondisi rumah warga yang tergenang air.

Dari pantauan detikcom di lokasi, sudah tidak ada limpahan air dari sungai seperti yang terjadi semalam. Jalan Raya Sawah Besar pun terlihat sudah mengering. Namun jika melihat gang-gang menuju pekampungan, hampir semuanya masih terendam dengan ketinggian beragam. Bahkan di Jalan Tambak Dalam, sejumlah motor mogok karena nekat menerjang air setinggi betis orang dewasa.
Banjir masih menggenangi pemukiman warga.Banjir masih menggenangi pemukiman warga. Foto: Angling Aditya/detikcom


"Yang terdampak di Kecamatan Gayamsari itu Kelurahan Kaligawe, Sawah Besar, Tambakrejo. Kecamatan Semarang Timur di Kemijen dan Mlatiharjo, Kecamatan Genuk sebgian," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Semarang, Ragil Widodo, Selasa (14/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ada sisa air, sebagian warga mulai membersihkan rumah mereka sejak pagi tadi. Begitu pula para pedagang di Pasar Waru, mereka tetap menggelar dagangan hingga depan gapura yang tidak tergenang air.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bersiaga dan berpatroli.Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bersiaga dan berpatroli. Foto: Angling Aditya/detikcom


Untuk membantu para warga yang aktivitas dapurnya terganggu, BPBD menyiapkan dapur umum di dekat Sawah Besar Gang IX. Warga bisa menyantap makanan gratis dari truk logistik.

"Kami menyiapkan dapur umum. Jangka waktunya kami luwes saja. Fasilitas dapur umum ini menyiapkan makanan cepat saji untuk memasak di sini dengan lauk sederhana bisa untuk keadaan darurat," tandas Ragil.
BPBD menyiapkan dapur umum di dekat Sawah Besar Gang IX.BPBD menyiapkan dapur umum di dekat Sawah Besar Gang IX. Foto: Angling Aditya/detikcom


Sementara itu salah satu warga Kaligawe, Suwarno (63) mengatakan air mulai surut dari rumahnya sekitar pukul 07.30 WIB. Air memang tidak masuk rumahnya karena tempat tinggalnya itu sudah ditinggikan lima kali untuk antisipasi ketika banjir.

"Januari kemarin itu banjir mungkin sudah sekitar tiga kali. Ini yang paling parah," kata Suwarno.

Menurutnya banjir dari tahun ke tahun semakin parah karena kemungkinan ada pendangkalan di sungai. Suwarno berharap pemerintah segera merealisasikan normalisasi sungai BKT agar banjir tidak terus berulang.

"Kalau tidak dinormalisasi, gini terus, warga yang susah," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, hari Senin (13/2) kemarin air meluap dari sungai BKT Semarang sekitar pukul 18.30 WIB. Limpahan air menyebabkan banjir berarus di jalan hingga masuk ke perkampungan.

(alg/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads