Agung Laksono: Golkar Menolak Hak Angket 'Ahok Gate'

Agung Laksono: Golkar Menolak Hak Angket 'Ahok Gate'

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 11:40 WIB
Agung Laksono: Golkar Menolak Hak Angket Ahok Gate
Agung Laksono (berbatik kuning) bersama Ketum Golkar Setya Novanto. Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Sebanyak empat fraksi di DPR RI menggunakan hak angket bertajuk 'Ahok Gate'. Angket ini digulirkan terkait pengaktifan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Terkait dengan hak angket yang digulirkan oleh 3-4 fraksi, Golkar sikapnya--saya bisa memahami--Golkar menolak hak angket itu, karena sebaiknya menunggu tuntutan jaksa terhadap Pak Ahok," ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono kepada detikcom, Selasa (14/2/2017).

Menurut Agung, pemerintah juga harus menjelaskan alasan pengaktifan kembali Ahok sebagai gubernur. Sejauh ini, kata Agung, belum ada tuntutan dari jaksa atas Ahok terkait kasus penodaan agama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung sendiri mengusulkan agar partai pendukung membentuk sebuah sekretariat bersama guna berdiskusi isu-isu nasional. Terlebih ketika muncul hak angket yang juga efeknya bisa ke pemerintah pusat.

"Kalau seperti ini kan pemerintah jadi terkesan berjalan sendirian tanpa dukungan. Padahal kan partai-partai pendukung pemerintah itu ada banyak," ujar Agung.

Keempat fraksi yang menandatangani hak angket tersebut adalah Partai Demokrat, Gerindra, PKS, dan PAN. Agung pun mempertanyakan posisi PAN sebagai partai pendukung pemerintah.

"Jangan ketika ada seperti ini (hak angket) mereka ikut, tetapi mereka juga ada di pemerintah," ungkap Agung. (bag/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads