"Pentingnya Regenerasi. pemilihan Ketua MA baru, hendaknya menjadikan momentum untuk kembali melakukan regenerasi di internal MA. Tenaga baru dan darah yang lebih segar, akan menjadi energi tersendiri bagi percepatan reformasi pada peradilan kita," ujar Jubir KY Farid Wajdi kepada detikcom, Selasa (14/2/2017).
Farid mengatakan, KY sebagai lembaga pengawasan para hakim berharap pemilihan jabatan Ketua MA harus memenuhi aspirasi publik. MA harus mendengarkan kritikan dari publik dalam reformasi hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farid mengatakan reformasi peradilan tidak boleh berhenti di atas kertas. Lewat pemilihan ketua yang baru inilah MA harus sanggup memenuhi rasa adil sebagaimana diharapkan pencari keadilan.
"Maka perubahan yang hakiki adalah berubahnya penilaian masyarakat kita terhadap dunia peradilan, bukan ukuran-ukuran ilmiah tapi tidak pernah menyentuh persoalan mendasar," sebut Farid.
MA akan segera menggelar pemilihan ketua yang baru hari ini sekitar pukul 10.00 WIB, di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Seluruh hakim agung berpeluang menjadi ketua termasuk Hatta Ali yang saat ini menjabat sebagai Ketua MA.
Hatta Ali berpeluang menjadi Ketua MA di periode kedua karena masa pensiunnya masih 3 tahun lagi. (rvk/elz)











































