KPU Jaktim Minta Polisi Tambah Personel di TPS yang Rawan

Dinamika Pilgub DKI

KPU Jaktim Minta Polisi Tambah Personel di TPS yang Rawan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 19:44 WIB
KPU Jaktim Minta Polisi Tambah Personel di TPS yang Rawan
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Polisi mencatat ada 417 TPS rawan I di DKI Jakarta dan sekitarnya terkait penyelenggaraan pilkada serentak. Ketua KPU Kota Jakarta Timur Nurdin mengatakan pengamanan di TPS rawan sudah diatur kepolisian.

"Satu TPS (dijaga) 2 personel, tergantung kerawanannya, nanti kapolres yang tahu," kata Nurdin di kantor KPU Kota Jaktim, Jl Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (13/2/2017).


Namun Nurdin meminta penambahan personel di TPS rawan untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat pemungutan suara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasti ada penambahan personel, secara umum damai-damai saja (TPS). Ya, cuma buat antisipasi saja," imbuhnya.

Menurut Nurdin, wilayah Jaktim masih aman menjelang pencoblosan pada Rabu (15/2). Namun polisi, sambung dia, punya klasifikasi kategori TPS yang tergolong rawan.

"Namun secara klasifikasi dari kepolisian, pengamanan itu menganggap beberapa daerah ada TPS rawan. Seperti lapas, rutan, dan grey area yang mungkin dikhawatirkan akan rawan," imbuhnya.

Soal adanya calon yang mencoblos di TPS Jaktim, Nurdin memastikan tidak ada perlakuan berbeda dengan TPS lainnya. Namun dia meminta petugas KPPS agar lebih proaktif.

"Secara prinsip nggak ada (perbedaan dengan TPS lain), tapi saya minta kepada petugas KPPS bersangkutan lebih proaktif," ujarnya. (fdn/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads