"BPTJ lakukan riset, di mana masyarakat berharap adanya angkutan umum yang nyaman langsung ke tempat tujuan," kata Menhub Budi Karya Sumadi di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, dalam rilis yang diterima Senin (13/2/2017).
Selama ini, kata Budi, share angkutan umum dan kendaraan pribadi hanya 14 persen. Kemenhub lewat BPTJ menargetkan keinginan publik untuk naik kendaraan umum bisa lebih tinggi, dan share-nya bisa mencapai 40 persen pada 2019 mendatang. Dengan begitu, angka kemacetan tentu dapat jauh berkurang.
Pada kesempatan terpisah, Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengatakan, "Lewat survei BPTJ dengan responden 5 persen, rata-rata dari Jabodetabek menunjukkan, prevensi masyarakat yang mau pindah ke angkutan premium sebanyak 76 persen. Artinya positif."
Elly menuturkan, antusiasme masyarakat beralih ke angkutan umum memang cukup tinggi asalkan sarana transportasinya memadai dan nyaman. Hal inilah yang memang menjadi prioritas pelayanan bus JR Connexion. Di mana, interior bus ini memang terlihat sangat eksklusif.
Ditambah kapasitas penumpang di dalam bus, imbuh Elly, hanya untuk menampung 100 persen dari bangku yang tersedia. Bangku konfigurasi untuk dua penumpang dengan satu row sebanyak 11 baris, dan enam bangku di deret paling belakang yang terpantau cukup luas serta tidak ada 'pegangan' untuk penumpang berdiri.
"Belum lagi, tarifnya relatif terjangkau, yakni Rp 20-25 ribu per orang," tambah Elly.
Hal lain yang menjadi perhatian BPTJ adalah jadwal bus JR Connexion. Di mana mulai dari keberangkatan dan kepulangannya diusahakan selalu tepat waktu. Sebab, para penghuni perumahan tentu menginginkan moda transportasi umum yang mampu memberikan kepastian waktu perjalanan.
Bus JR Connexion akan berangkat dari permukiman seperti Grand Wisata (Bekasi), Bintaro Jaya (Bintaro), Bumi Serpong Damai (Serpong), Zam-zam Park (Bogor), dan Kota Wisata (Cibubur). Bus ini hanya akan berhenti di pusat Kota Jakarta, di antaranya di FX Senayan, Blok M, dan kawasan Sudirman.
"Untuk pengoperasian awal, akan tersedia 17 bus JR Connexion yang siap melayani masyarakat," tambah Elly. (nwk/try)











































