"Surat suara yang sudah jadi beserta perangkatnya, tempatnya, kita bantu untuk distribusi. Baik yang di kota-kota, kampung, maupun daerah terpencil sampai menyeberang laut, jalan kaki, naik getek, menyeberang sungai," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2017).
Pendistribusian logistik sudah berjalan selama dua hari. Petugas harus mencapai daerah-daerah terpencil sebelum hari pemungutan suara pada Rabu (15/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pengantaran logistik pilkada sedang berjalan di wilayah timur Indonesia. "Sekarang masih berjalan di daerah-daerah Indonesia timur," imbuhnya.
Rikwanto menjelaskan petugas sudah menghitung waktu perjalanan yang harus ditempuh untuk mengantarkan logistik tersebut. Targetnya, pada H-2 atau H-3 pilkada, logistik tersebut sudah sampai pada daerah tujuan.
Nantinya logistik tersebut diterima oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan dibantu oleh polsek setempat untuk mengamankan.
"Nanti di sana KPPS sudah menunggu dengan perangkatnya, diamankan dulu. Polsek mengamankan, pada hari-H baru digeser ke TPS-TPS yang ada," ujar Rikwanto. (brt/fdn)











































