Distribusi Logistik Pilkada ke Pedalaman Sulit, Ada yang Pakai Kuda

Distribusi Logistik Pilkada ke Pedalaman Sulit, Ada yang Pakai Kuda

Bartanius Dony - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 18:53 WIB
Distribusi Logistik Pilkada ke Pedalaman Sulit, Ada yang Pakai Kuda
Ilustrasi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Distribusi logistik pilkada ke daerah-daerah terpencil cukup sulit dilakukan. Kondisi geografis mempersulit penyaluran logistik ditambah minimnya sarana transportasi.

"Surat suara yang sudah jadi beserta perangkatnya, tempatnya, kita bantu untuk distribusi. Baik yang di kota-kota, kampung, maupun daerah terpencil sampai menyeberang laut, jalan kaki, naik getek, menyeberang sungai," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2017).

Pendistribusian logistik sudah berjalan selama dua hari. Petugas harus mencapai daerah-daerah terpencil sebelum hari pemungutan suara pada Rabu (15/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan kadang-kadang tidak ada kendaraan lagi, kita taruh di kuda atau keledai, kita bawa ke pedalaman," lanjutnya bercerita.

Saat ini pengantaran logistik pilkada sedang berjalan di wilayah timur Indonesia. "Sekarang masih berjalan di daerah-daerah Indonesia timur," imbuhnya.

Rikwanto menjelaskan petugas sudah menghitung waktu perjalanan yang harus ditempuh untuk mengantarkan logistik tersebut. Targetnya, pada H-2 atau H-3 pilkada, logistik tersebut sudah sampai pada daerah tujuan.

Nantinya logistik tersebut diterima oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan dibantu oleh polsek setempat untuk mengamankan.

"Nanti di sana KPPS sudah menunggu dengan perangkatnya, diamankan dulu. Polsek mengamankan, pada hari-H baru digeser ke TPS-TPS yang ada," ujar Rikwanto. (brt/fdn)


Berita Terkait