"Dibagikan kacamata karena kecenderungan warga ini butuh kacamata untuk baca SMS, WhatsApp, dan BBM. Dan dipilihnya kacamata karena orientasi itu. Karena memang di dunia ini kita butuhkan mata, untuk membaca dan melihat macam-macam. Dari situ kita pilih kacamata," kata Eko Subroto selaku Ketua Panitia Pembagian Kacamata Gratis di Sekretariat RW 01, Jalan Sungai Mahakam Raya, Cilincing, Jakut, Senin (13/2/2017).
Pembagian kacamata ini dilakukan sejak pukul 08.00 WIB dan direncanakan selesai pada 20.00 WIB. Sejauh ini, sudah 900 warga yang datang ke Sekretariat RW 01 untuk mendapatkan kacamata gratis ini.
Eko, yang juga pengurus RW 01, mengatakan kacamata ini diprioritaskan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu warga RW 01. Dari sebanyak 20 RT yang ada, tiap RT diberi kupon sebanyak 100 lembar.
Pengurus RW di Semper bagikan kacamata. (Jabbar Ramdhani/detikcom) |
Eko mengatakan acara ini digelar dalam rangka janji (nazar) Ketua RW 01 untuk membagikan kacamata kepada warga sebelum berangkat umrah. Seluruh kacamata ini diberikan oleh Ketua RW 01 yang bernama Dali Mahdali.
"Hari ini spesial karena Pak RW nazar sebelum umrah beserta karyawan. Dan pesan untuk bagi-bagi kacamata saat umrah. Jadi 100 persen pembagian ini dibiayai oleh Pak RW 01 Dali Mahdali," ujarnya.
Eko mengatakan syarat bagi warga yang ingin mendapatkan kacamata ini adalah menunjukkan KTP bahwa warga tersebut tinggal di RW 01. Anak-anak juga dapat menerima kacamata bila membawa kartu keluarga ke Sekretariat RW 01. Setiap keluarga dibolehkan mendapatkan maksimal tiga buah kacamata.
Dalam kupon yang diberikan kepada warga, tertulis juga imbauan untuk menyukseskan pilkada. Di kupon itu juga tertulis "Per KTP harus 1, jangan ngarep 2, per keluarga boleh 3. Ingat, ingat, jangan ngarep 2 kacamata".
Kupon pembagian kacamata (Jabbar Ramdhani/detikcom) |
Terkait hal tersebut, Eko mengatakan, maksud tulisan di kupon adalah dorongan untuk menyukseskan pilkada. Eko mengatakan tidak ada maksud politik di dalam tulisan tersebut.
"Imbauannya, kita suksesnya pilkada 15 Februari. Semua di rapat RW ini kita harus sukseskan. Kita netral, tidak ada kecenderungan pada paslon mana pun," ujar Eko.
"Mengenai tulisan 1, 2, 3. Jadi per KTP hanya bisa dapat 1 kacamata. Nggak bisa ngarep dapat 2 kacamata. Tapi dalam 1 keluarga bisa dapat maksimal 3 kacamata," sambungnya.
Pantauan detikcom di lapangan, ada juga guru yang mengajar di wilayah RW 01 yang dilayani untuk mendapatkan kacamata. Dari 2.000 kacamata yang disediakan, terdapat 23 varian yang terdiri atas 12 varian kacamata plus dan 11 varian kacamata minus.
"Ada 23 varian. Untuk plus ada 12 varian. Dari +1 sampai +4. Untuk minus ada 11 varian, ukurannya dari -0,5 sampai -3,5," tutur Eko.
Bila masih ada kacamata yang tersisa, pembagian kacamata akan dilanjutkan pada Kamis (16/2). Pembagian akan dilakukan pada malam hari jika masih ada warga yang membutuhkan. (jbr/imk)












































Pengurus RW di Semper bagikan kacamata. (Jabbar Ramdhani/detikcom)
Kupon pembagian kacamata (Jabbar Ramdhani/detikcom)