Begini Cara Kerja Tim OTT Money Politics di Pilgub DKI

Begini Cara Kerja Tim OTT Money Politics di Pilgub DKI

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 17:08 WIB
Begini Cara Kerja Tim OTT Money Politics di Pilgub DKI
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya membentuk tim operasi tangkap tangan (OTT) politik uang terkait dengan penyelenggaraan pemungutan suara Pilkada DKI. Pihak kepolisian akan memproses hukum pelaku yang tertangkap tangan melakukan politik uang tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono tidak menjelaskan secara detail bagaimana cara kerja tim tapi, menurutnya, paling tidak dibentuknya tim ini dapat mencegah adanya indikasi money politics tersebut.

"Ya itu adalah teknis dari tim itu sendiri. Tim itu sebagai upaya preventif agar tidak terjadi money politics," kata Argo kepada detikcom, Senin (13/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Argo menambahkan, untuk pelaksanaannya, pihak kepolisian tetap berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Kita bentuk tim saja, kita lidik sendiri. Nanti kita koordinasi tetap dengan Bawaslu," imbuh Argo.

Saat disinggung soal jumlah anggota tim yang dilibatkan dalam OTT tersebut, Argo enggan membeberkan lebih detail. Tetapi, yang jelas, tim ini akan melibatkan fungsi intelijen.

"Saya tidak bisa sebutkan jumlah. Yang jelas dari Polda, dari reserse dan intel," lanjutnya.

Lebih jauh ia mengatakan tim ini akan melakukan penyelidikan langsung di lapangan secara tertutup. Tapi ia juga menyarankan masyarakat agar melapor apabila menemukan adanya indikasi politik uang tersebut.

"Kalau masyarakat punya informasi ada pelanggaran boleh, silakan saja disampaikan ke kita," ungkapnya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan pihaknya mencium adanya indikasi money politics menjelang penyelenggaraan pemungutan suara Pilkada DKI ini. Untuk mencegah hal itu, ia membentuk tim OTT money politics. (mei/rvk)


Berita Terkait