"Sejak kemarin hingga hari ini, seluruh petugas kita fokus pada pencabutan atribut APK. Karena terlalu banyak atribut tersebut terpajang di tepi badan jalan," kata Kepala Satpol PP Pemkot Pekanbaru, Zulfahmi kepada detikcom, Senin (13/2/2017).
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akui sangat banyak sekali APK yang masih terpajang di sejumlah tepi badan jalan, terutama di Kecamatan Tampan, Pekanbaru," katanya.
Selain itu, Zulfahmi berharap tim sukses lima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota membantu menertibkan APK tersebut.
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom |
"Sudah ada juga tim sukses yang turut membantu menertibkan APK mereka sendiri. Kami juga berharap timses lainnya turut menertibkan APK yang pernah mereka pasang," kata Zulfahmi.
Penertiban hari ini di Kecamatan Tampan sempat tertunda sebentar. Hujan membuat pembersihan atribut kampanye terhenti.
"Kita menargetkan, besok seluruh APK bisa kita selesaikan sehingga, menjelang hari pencoblosan, tidak ada lagi APK tersebut," kata Zulfahmi.
Ada lima pasangan calon pada pilkada Pekanbaru. Paslon nomor urut 1 Syahril-Said Zohrin, paslon nomor urut 2 Herman Nazar-Defi Marwan. Kedua paslon ini maju lewat jalur independen.
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom |
Selanjutnya, paslon nomor urut 3 merupakan paslon petahana, yakni Firdaus MT-Ayat Cahyadi. Keduanya maju lewat jalur partai: Demokrat, PKS, dan Gerindra.
Paslon nomor urut 4 Ramli Walid-Irvan Herman maju dengan koalisi Partai Golkar, NasDem, dan PKB.
Paslon nomor urut 5, yakni Dastrayani Bibra-Said Usman, diusung PDI Perjuangan dan PPP. Pencoblosan akan dilaksanakan pada Rabu (15/2). (cha/fdn)












































Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom