29 Ribu Personel Polri dan TNI Amankan Coblosan Pilkada DKI

Dinamika Pilgub DKI

29 Ribu Personel Polri dan TNI Amankan Coblosan Pilkada DKI

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 15:01 WIB
29 Ribu Personel Polri dan TNI Amankan Coblosan Pilkada DKI
Ilustrasi pengamanan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Jajaran Polri dan TNI siap mengawal dan mengamankan proses pemungutan suara Pilkada DKI yang tinggal di depan mata. Untuk mengamankan pesta demokrasi tersebut, total ada 29 ribu personel Polri dan TNI yang terlibat dalam pengamanan.

Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan mengatakan pihaknya dibantu oleh jajaran Kodam Jaya dalam pengamanan tersebut.

"Dari kami, ada 23.468 personel. (Ditambah TNI) jadi hampir 29 ribu (personel) siap mengamankan," ujar Irjen M Iriawan di Kodam Jaya, Jalan Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (13/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iriawan mengatakan pihak Kodam Jaya siap mem-back up personel Polda Metro Jaya untuk pengamanan tersebut. Sampai saat ini, Kodam Jaya telah mengirimkan bantuan personel tambahan untuk pengamanan Pilkada DKI tersebut.

"(Personel yang dilibatkan) banyak banget. Kodam Jaya tambah lagi (personel) tadi tuh, kemarin 5.000 (personel) saya minta tambahan lagi 4 SSK, jadi 5.500 (dari TNI)," tambahnya.

Selain itu, Iriawan mengaku akan terus mengawasi pidana pemilu selama masa tenang hingga hari-H pencoblosan. Ia menekankan tidak boleh ada pemaksaan terhadap pemilih untuk memilih calon pasangan tertentu.

"Saat ini, yang kami garisbawahi, substansi yang paling penting adalah, pertama, adanya indikasi penekanan pada pemilih untuk memilih pasangan tertentu. Itu tak boleh, ancamannya ada," jelasnya.

Selain itu, pihaknya mengantisipasi adanya indikasi money politic dalam proses pemungutan suara tersebut. "Kedua, money politic. Kami mendengar ada informasi. Sebab itu, kami membentuk operasi tangkap tangan money politic. Dan UU mengatur demikian," kata Iriawan. (mei/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads