Kondisi masjid dan toilet yang terjaga kebersihannya menjadi alasan. Tak jarang tetamu yang singgah di Masjid Al-Mi'raj ini ketinggalan sejumlah barang berharga miliknya. Seperti: jam tangan, kacamata, telepon genggam, batu cincin hingga bross penghias jilbab.
Foto: Sudrajat/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti pantauan detikcom, Minggu (12/2/2017) hari ini, puluhan jam tangan aneka merek dan model, serta kacamata terpajang di etalase Masjid Al-Mi'raj. Semua itu adalah barang itu milik para jemaah yang tertinggal saat rehat dan menunaikan salat di masjid tersebut.
"Biasanya ada yang menemukan di tempat wudhu, toilet, atau di dalam masjid," kata Haris, pengurus masjid saat berbincang dengan detikcom, Minggu (12/2/2017).
Selain kedua jenis barang tersebut, di etalase terpajang juga telepon selular, batu cincin, dompet, hingga bros penghias jilbab.
Oleh pengurus masjid, sebelum dipajang di etalase didata lokasi, dan waktu penemuannya. "Untuk memudahkan kami mengkonfirmasi bila ada yang mengaku sebagai pemiliknya," ujar Haris.
Foto: Sudrajat/detikcom |
Dia menjamin pengurus masjid tak memungut biaya kepada jemaah yang mengambil barangnya kembali. Bila ada jemaah yang memberi imbalan, biasanya diarahkan untuk mengisi kencleng yang tersedia.
Mulyani salah seorang jemaah yang sempat singgah di Masjid Al-Mi'raj pun memberikan testimoninya. "Kami biasa singgah untuk salat dan rehat di sini. Nyaman banget karena ada puluhan toilet dan kran tempat wudu yang selalu bersih," kata Mulyani, jemaah asal Klender, Jakarta Timur. (jat/erd)











































Foto: Sudrajat/detikcom
Foto: Sudrajat/detikcom