"Dari informasi intelijen ada modus baru yang digunakan oleh para penyelundup TKI. Di mana mereka yang berangkat akan dijadikan TKI Rental," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno, saat dihubungi detikcom, Minggu (12/2/2017).
Agung menyebut mereka yang diberangkatkan ke berbagai kota di luar negeri itu akan dipekerjakan sebagai TKI Rental.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Agung, upaya pencegahan ini dilakukan karena mereka tidak dapat menjelaskan maksud dan tujuan keberangkatannya ke luar negeri.
"Pencegahan ini dilakukan karena mereka tidak dapat menjelaskan secara tegas dan jelas maksud dan tujuan ke luar negeri. Kondisi ini membuat mereka rentan menjadi korban TPPO dan dieksploitasi di luar negeri," sebut Agung.
Agung menyebut, dari 30 WNI yang dicegah keberangkatannya 16 orang berasal dari Jawa Barat dan satu orang dari Sumbawa. Mereka rencananya akan bertolak menuju Daha, Qatar dengan penerbangan Qatar Airways pada pukul 07.45 WIB.
"11 WNI lainnya kita cegah kemarin, mereka hendak menuju Malaysia. Tiga orang lainnya dari Jawa Timur dan berencana ke Abu Dhabi," sebut Agung.
(adf/erd)











































