Rizieq Bicara soal Jadi DPO dan Komitmen Penuhi Panggilan Polisi

Rizieq Bicara soal Jadi DPO dan Komitmen Penuhi Panggilan Polisi

Kanavino Ahmad Rizko - detikNews
Sabtu, 11 Feb 2017 14:32 WIB
Rizieq Bicara soal Jadi DPO dan Komitmen Penuhi Panggilan Polisi
Foto: Mei Amelia/ detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab berbicara di aksi 112 mengenai kasus penodaan Pancasila yang menyeret namanya. Rizieq mengatakan dia sudah seperti buron.

"Saudara Haji Munarman sudah menjadi tersangka di Polda Bali, Ustad Bachtiar Nasir sedang di Polda Metro, dan saya sendiri statusnya bukan lagi tersangka, sudah menjadi buron," kata Rizieq.

Hal itu disampaikannya saat menyampaikan tausiah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2017). Rizieq mendapatkan informasi per tengah malam tadi, dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Polda Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terhitung pukul 00.00 tadi malam, saya sudah menjadi DPO untuk dihadirkan di Polda Jabar. Saudara-saudara, perhatikan semua untuk menjaga komunikasi, untuk menjaga dialog, kepada seluruh tim kuasa hukum GNPF MUI, selesai acara ini untuk melakukan komunikasi dengan Mabes Polri atau Polda Jabar tentang langkah-langkah ke depan," kata Rizieq.

Rizieq mengatakan siap memenuhi panggilan Polda Jabar. Hari ini juga dia siap meluncur ke Bandung.

"Usai acara ini, saya siap berangkat ke Polda Jabar. Saya tidak akan lari," kata Rizieq.

Lalu mengapa tidak hadir pada pemanggilan hari Jumat? Rizieq mengatakan memiliki kepentingan untuk menjaga umat.

"Untuk menjaga berlangsungnya acara ini dengan tertib dan damai," ujar Rizieq. (fjp/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini